Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Pegawai Di PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tengah Menghitung Setoran Yag Dari Nasabah (Foto: Johan Tallo/Liputan6.com)
Dream – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melaporkan potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di Indonesia mencapai Rp327,6 triliun. Dengan potensi tersebut, PT Bank Syariah Indonesia Tb (BSI) berharap tak ketinggalan mengoptimalkannya.
Dikutip dari keterangan tertulis BSI, Jumat 30 April 2021, data BAZNAS per 2020 lalu menyebutkan bahwa total dana ZISWAF yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp12,5 triliun, naik dari 2019 yang sebanyak Rp10,6 triliun. Tahun ini, jumlahnya diestimasi bisa naik hingga Rp19,77 triliun
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan potensi ZISWAF yang ada di Indonesia diperkirakan lebih dari Rp300 triliun. Kalau dimobilisasi dengan baik, ini bisa menjadi salah satu sumber dana pembiayaan umat sekaligus untuk pembangunan, seperti beasiswa pendidikan, dana CSR, atau membangun community development.
“ Potensi yang luar biasa besar ini harus bisa digarap,” kata Hery saat menggelar Silaturahmi Bank Syariah Indonesia dengan Pemimpin Redaksi di Jakarta, Kamis, 30 April 2021.
Untuk mengumpulkan dana zakat dan mendistribusikannya, BSI akan menggandeng BAZNAS. Dengan kerja sama ini, Hery berharap pertumbuhan pengumpulan dan distribusi dana ZISWAF bisa dipercepat. Sekadar informasi, BSI memposisikan diri sebagai mitra transaksi dan pemberdayaan masyarakat yang bisa diandalkan untuk pengumpulan ZISWAF.
Per Maret 2021, total dana ZISWAF yang terkumpul melalui aplikasi BSI Mobile sebanyak Rp3,26 miliar. Jumlah sumbangan ini berasal dari 99 ribu donatur, yang total transaksinya mencapai 303 ribu pada periode tersebut.
Selain mengandalkan layanan pengumpulan ZISWAF melalui platform mobile, BSI juga saat ini telah bekerjasama dengan Baznas untuk pengembangan pengelolaan ZISWAF. Kerjasama yang telah berjalan sejauh ini adalah penggunaan kartu Co-Brand Tap Cash IB Hasanah, pembinaan manajemen mitra penghimpunan Baznas, dan terciptanya kemudahan akses informasi data zakat antara kedua institusi.
“ BSI berencana memperkuat kerjasama dengan memberi layanan counter untuk Baznas di seluruh daerah, kolaborasi pengadaan fitur smart donation dan promosi lainnya, kerjasama dalam publikasi dan literasi layanan ZISWAF,” kata Hery.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
