Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jangan Salah Pilih Orang Pemberi Rekomendasi Kerja Jika Tak Mau Malu Ketika Wawancara.
Dream – Sahabat Dream, apakah mencari pekerjaan baru menjadi salah satu target 2018? Jika, ya, kamu harus berhati-hati dalam membuat resume pekerjaan. Terutama bagi fresh graduate.
Jika ingin memasukkan nama orang yang merekomendasikan kamu ke suatu posisi, lebih baik mencantumkan nama orang yang benar-benar dikenal.
Jangan sampai orang yang dicantumkan namanya, ketika dihubungi oleh perusahaan yang Anda lamar, mengatakan tak pernah memberi rekomendasi. Bisa malu sendiri, lho.
Dilansir dari The Muse, Selasa 2 Januari 2018, ada empat orang yang harus dihindari ketika hendak mencantumkan pemberi rekomendasi.
Pertama, orang yang sudah lama tidak berhubungan dengan selama bertahun-tahun. Lebih baik mencantumkan orang yang sering berkomunikasi, termasuk soal karier. Dengan begitu, dia bisa memberikan informasi positif tentang karier kepada perusahaan yang dibidik.
Kedua, orang yang tak dikenal. Jangan sampai dicap pembohong karena mencantumkan nama orang asing untuk rekomendasi pekerjaan. Lebih baik meminta tolong kepada teman-teman atau teman yang kebetulan bekerja di perusahaan target.
Ketiga, orang yang memiliki reputasi karier yang buruk. Duh, sebelum mencari pemberi rekomendasi, lebih baik mengetahui jejak kariernya terlebih dahulu. Jika calon pemberi rekomendasi ini memiliki pengalaman karier yang pahit, sering protes kepada perusahaan, dan bermasalah, lebih baik berpikir dua kali untuk menggunakannya.
Terakhir, orang yang memecatmu. Waduh, please jangan gunakan orang yang satu ini. Alih-alih memberikan review yang positif terhadap karier Sahabat Dream, yang ada malah semua catatan negatif tentang pekerjaan, akan dibeberkan di perusahaan incaran. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya