Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto: Budi Susanto/KapanLagi.com
Dream - Menjadi salah satu negara dengan penduduk beragama muslim terbanyak di dunia tentu membuat fashion muslim berkembang sangat cepat.
Tidak heran jika bisnis fashion muslim online beberapa tahun terakhir menjamur. Bukan sekadar mencari omzet, banyak pelaku yang mengangkat nilai kepercayaan diri untuk para muslimah.
Alhasil, banyak wanita inspiratif yang berkontribusi pada industri fashion muslim dengan menyediakan produk yang menarik dan inovatif. Salah satunya desainer hijab Jenahara.
Bersama Riel Tasmaya, putri Ida Royani itu merintis SUQMA, sebuah brand fashion muslim dengan konsep industrial.
Riel Tasmaya, CEO dan Founder SUQMA mengungkapkan mereka tengah mengembangkan berbagai koleksi agar siap bersaing dengan pasar lokal maupun global.
" Kami siap untuk bersaing secara global, yang terpenting kami menang di lokal dulu karena kami lebih mengerti pasar lokal dikarenakan kami melakukan riset masing-masing daerah," kata Riel Tasmaya, CEO SUQMA, dalam wawancara ekslusif di Jakarta, Selasa 30 Juli 2019.

Foto: Vika Novianti Umar/Dream
Untuk terus dekat dengan para konsumennya, SUQMA terus memperhatikan semua keinginan dan selera fashion hijabers secara online maupun offline. SUQMA telah siap hadir di kota-kota besar lainnya.
Sahabat Dream dapat menemukan ragam koleksi hijab dan busana muslim yang didominasi oleh nuansa pastel, monochrome dan earthy tone kekinian.
(Laporan: Vika Novianti Umar)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam