Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Joko Widodo Dan Prabowo Subianto Menggelar Pertemuan Di Stasiun MRT (Foto: Liputan6.com)
Dream - Pertemuan Presiden Terpilih Joko Widodo dan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto akhirnya terlaksana. Di stasiun MRT, Lebak Bulus, Jakarta, pertemuan yang dinantikan itu akhirnya terlaksana.
Mengutip laman Liputan6.com, Sabtu, 13 Juli 2019, sejak pukul 09.39 WIB tampak Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, hingga Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani tampak di Statiun MRT.
Berita terkait Prabowo Subianto bisa dibaca di Liputan6.com
Selain itu, ada pula Kepala BIN Budi Gunawan serta Menteri Hubungan Budi Karya Sumadi hadir di lokasi.
Kabar pertemuan kedua calon presiden dalam Pilpres 2019 itu dibagikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

" Semoga hari ini menjadi hari yg dikenang buat proses demokrasi yg semakin dewasa..," tulis Pram, seperti dikutip Liputan6.com, Jakarta, Sabtu.
Dia berharap, pertemuan Jokowi-Prabowo ini membuat bangsa Indonesia lebih maju." Mudah2an pertemuan yg terjadi membuat bangsa ini semakin kuat, maju, adil dan makmur #pertemuan #indonesia #AlFatihah," lanjut Pram.
Dalam keterangan pers di stasiun MRT Bundaran HI, Jokowi menegaskan jika pertemuan ini telah lama direncanakan. Namun karena kesibukan keduanya, pertemuan itu baru bisa terlaksana hari ini.
" Alhamdulillah pagi ini kita bisa pertemukan," ujarnya.
Menurut Jokowi, pertemuan ini diharapkan bisa menjadi sinyal bagi para pendukung untuk kembali merekatkan hubungan yang sempat merenggang usai Pilpres 2019 lalu. Diakuinya, kompetisi Pilpres lalu memang berlangsung sangat keras diantara para calon dan pendukung.
" Kita juga berharap agar para pendukung melakukan hal yang sama. Karena kita adalah saudara sebangsa dan setanah air," tegas Jokowi.
Ditambahkan, pertemuan ini diharapkan bisa menghilangkan istilah Kampret dan Cebong yang selama ini dipakai masing-masing pendukung.
" Yang ada adalah Garuda, Garuda Pancasila," kata Jokowi.
Pernyataan Jokowi disepakati oleh Prabowo Subianto. Ketua Umum Gerindra itu menegaskan jika pertemuan ini meski terlihat non-formal namun memiliki dimensi yang sangat penting.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga untuk pertama kalinya memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden 2019-2024. Menurut Prabowo, ucapan ini sekaligus menjawab rasa penasaran masyarakat.
" Ada yg bertanya kenapa Prabowo belum ucapkan selamat untuk jokowi? Saya katakan, saya ini bagaimanapun ada ewuh pakewuh. ada toto kromo, jadi kalau mau ucapkan selamat harus tatap muka," ujar Prabowo.
Dia menambahkan jika hubungannya dengan Jokowi selama ini memang bersahabat dan berkawan. Namun karena tuntutan politik, mereka terkadang harus bersiang, saling mengkritik.
" Tapi sesudah berkompetisi, bertarung dengan dengan keras, kadang-kadang, tapi kita tetap dalam kerangka keluarga besar republik Indonesia," kata Prabowo
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari