Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jokowi Resmikan Pabrik Baterai Mobil Listrik Di Batang (Instagram @jokowi)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memulai tahapan pembangunan industri baterai listrik terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Rabu 8 Juni 2022.
Presiden menyebut bahwa proyek senilai Rp142 triliun ini merupakan investasi pertama di dunia yang memproduksi kendaraan listrik dari hulu sampai hilir.
“ Dimulai dengan penambangan nikel, smelter, pabrik prekursor, pabrik katoda, kemudian baterai listrik, battery pack, hingga mobil listrik, masih ditambah lagi dengan industri daur ulang baterai. Dari hulu sampai hilir, end to end semuanya kerjakan dalam investasi ini,” ujar Jokowi dalam pernyataan resminya, Rabu 8 Juni 2022.
Nantinya proses pertambangan, peleburan smelter untuk nikel akan berlokasi di Halmahera, Maluku Utara. Industri refinery pemurnian, industri prekursor, industri katodanya ada di Jawa Tengah, di Kawasan Industri di Batang.
" Sedangkan pabrik baterainya sedang dibangun di Karawang, dan pabrik mobil listriknya ada di Cikarang," tutur presiden.
Jokowi mengaku senang karena investasi tersebut dilakukan tersebar di beberapa kawasan di Indonesia, tidak hanya di Pulau Jawa. Proyek ini juga diharapkan mampu menyerab tenang kerja hingga 20 ribu orang.
" Sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia bisa menjadi produsen utama produk-produk yang berbasis nikel," ujar Jokowi.
Oleh karena itu, Jokowi meminta pemerintah pusat dan daerah untuk terus memberi dukungan pernuh terhadap realisasi proyek tersebut.
" Selain dapat membuka lapangan pekerjaan yang besar, investasi tersebut dapat memberikan tambahan pendapatan negara dan meningkatkan perekonomian," katanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya