Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Maskapai Merpati Airlines Resmi Dinyatakan Pailit

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 8 Juni 2022 11:01
Maskapai Merpati Airlines Resmi Dinyatakan Pailit
Pengadilan telah menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa kurator akan ditetapkan kemudian setelah kurator selesai menjalankan tugasnya dan proses kepailitan berakhir.

Dream - PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) atau Merpati Airlines dinyatakan pailit dengan segala akibat hukumnya. Keputusan itu ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Surabaya berdasarkan pada putusan pengesahan perdamaian nomor 04/Pdt.Sus-PKPU/2018/ PN.Niaga.Sby, tanggal 14 November 2018.

Dalam situs resminya, Pengadilan Negeri Surabaya menyatakan termohon telah lalai untuk memenuhi isi perjanjian perdamaian yang telah disahkan oleh Putusan Pengesahan Perdamaian Nomor 04/Pdt.Sus-PKPU/2018/ PN.Niaga.Sby, tanggal 14 November 2018.

1 dari 5 halaman

" Menyatakan Termohon (PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) Pailit dengan segala akibat hukumnya," dikutip dari situs SIPP PN Surabaya, Jakarta, Selasa, 7 Juni 2022.

Pengadilan menunjuk Gunawan Tri Budiono, Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas.

Kemudian, Imran Nating, Muhammad Arifudin, Mohamad Rangga Afianto, Hertri Widayanti, dan Herlin Susanto, sebagai Kurator.

2 dari 5 halaman

Selanjutnya, pengadilan menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa kurator akan ditetapkan kemudian setelah kurator selesai menjalankan tugasnya dan proses kepailitan berakhir.

" Menghukum Termohon untuk membayar biaya perkara yang timbul dari perkara ini sejumlah Rp 1.509.000,00 (satu juta lima ratus sembilan ribu rupiah)," demikian dikutip dari situs tersebut.

3 dari 5 halaman

Restorasi Pesawat Terbesar di Dunia Butuh Rp43 Triliun, Ukraina Minta Rusia Tanggung Biaya

Dream - Pesawat terbesar di dunia milik Ukraina, Antonov AN-225 dilaporkan telah hancur akibat serangan militer Rusia di luar ibu kota Kiev pada Minggu, 27 Februari 2022 waktu setempat.

Melansir dari World of Buzz, Selasa, 1 Maret 2022, pesawat kargo Antonov-225 itu dihancurkan militer Rusia saat diparkir di Bandara Antonov di Gostomel.

" Pesawat itu berada di bandara berdekatan dengan Kiev ketika ia diserang tentara Rusia," kata pihak berwenang Ukraina.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba memberikan pernyataan atas peristiwa memilukan tersebut melalui akun Twitternya.

4 dari 5 halaman

“ Ini adalah pesawat terbesar di dunia, AN-225 Mriya (Mimpi dalam bahasa Ukraina). Rusia mungkin telah menghancurkan Mriya kami. Tapi mereka tidak akan pernah bisa menghancurkan impian kami tentang negara Eropa yang kuat, bebas dan demokratis. Kami akan menang!,” tulisnya.

Pihak berwenang Ukraina menambahkan bahwa mereka akan membangun kembali pesawat dengan biaya dari pihak Rusia.

“ Restorasi diperkirakan memakan waktu lebih dari 5 tahun dan menghabiskan biaya US$3 miliar (Rp43,18 triliun). Tugas kami adalah memastikan bahwa biaya ini ditanggung oleh Federasi Rusia, yang telah menyebabkan kerusakan yang disengaja pada penerbangan Ukraina dan sektor kargo udara,” tegas mereka.

5 dari 5 halaman

Ukraina berharap pihak Rusia tak hanya mengganti biaya pembangunan pesawat kembali, melainkan juga mengakhiri serangan.

" Kami benar-benar berharap mereka tidak hanya membangun kembali pesawat, tetapi juga kehidupan Ukraina setelah serangan yang menghancurkan. Kami juga berharap serangan itu segera berakhir," jelas pihak berwenang.

Beri Komentar