Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Presiden Joko Widodo segera mendatangi Gedung Kementerian Perhubungan usai mendapat kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus pungutan liar. Jokowi memastikan tidak akan mentolerir pejabat yang terlibat dengan kasus pungli.
" Tangkap dan langsung pecat," ujar Jokowi, dikutip dari merdeka.com, Selasa, 11 Oktober 2016.
Jokowi memastikan seluruh bentuk pungli akan berhenti.
" Kami hanya melihat memastikan dan kepada seluruh lembaga, seluruh instansi mulai sekarang ini setop pungli. Hentikan yang namanya pungli, terutama yang berkaitan dengan pelayanan kepada rakyat. Setop hentikan karena sekarang sudah ada yang namanya OPP (Operasi Pemberantasan Pungli)," kata Jokowi.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menambahkan pihaknya telah menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan pungli di Kemenhub. Dia mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil dari kerjasama antara Polisi dan Kemenhub.
" Dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya berhasil mengamankan OTT mengenai praktik pungli, dan kita kerjasama dengan Kemenhub," kata Tito di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2016.
Tito menjelaskan pungli yang dilakukan oleh petugas perizinan seperti pengukuran panjang kapal, berat kapal dan perizinan lainnya telah merugikan masyarakat.
Setelah terungkapnya kasus ini, Presiden RI, Joko Widodo langsung memutuskan membentuk Satuan Tugas Operasi Pemberantasan Pungli (OPP).
" Tadi presiden sudah mendeklarasikan tim OPP untuk memberantas pungli di seluruh instansi. Kita juga akan melakukan penyelidikan di tempat lain, termasuk polisi," papar Tito.
© Dream
Terkait temuan OTT salah satu jajarannya, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, sejak awal menjabat ia memang sering mendapat adanya laporan pungli di lingkungan kerjanya.
" Satu bulan menjabat sebagai Menhub, saya mendapatkan berbagai laporan indikasi pungli di internal Kementerian khususnya di bidang pelayanan perizinan," kata Budi.
Usai mengetahui ada ketidaksesuaian kerja yang dilakukan bawahannya, ia langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menginvestigasi dugaan adanya pungli.
" Kami menemukan fakta-fakta awal dan kemudian disampaikan ke pihak Kepolisian untuk melakukan investigasi hingga diperoleh bukti kuat dan terjadi operasi tangkap tangan di unit perizinan," ujar dia.
Budi menjelaskan, sejak awal masa tugasnya sebagai Menhub, ia sudah menegaskan kepada seluruh jajarannya agar dapat bekerja dan memberi pelayanan maksimal, dan tidak melakukan pungli.
" Sejak dilantik dan mulai menjalankan tugas sebagai Menteri Perhubungan, saya sudah menegaskan kepada jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua stakeholder dan tiidak melakukan praktek pungli," papar dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya