Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kapal Tanker Raksasa Kedua Milik Pertamina Siap Berlayar. (Foto: Pertamina)
Dream – PT Pertamina International Shipping (PIS) siap menguji coba kapal tanker raksasa ke duanya, Pertamina Prime. Kapal yang telah melaksanakan steel cutting pada tanggal 20 Desember 2019 ini menurut rencana akan melakukan sea trial di Goto Islands of Nagasaki Prefecture, Jepang.
Dikutip dari keterangan tertulis Pertamina, Rabu 10 Maret 2011, sea trial adalah tahap uji coba guna memastikan performa kapal telah sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan oleh Japan Marine United (JMU) sebagai pembuat kapal. Kapal Pertamina Prime akan melaksanakan sea trial selama 6 hari, yaitu 8 hingga 13 Maret 2021.
Pokok yang menjadi objek uji coba antara lain seperti progressive speed, fuel consumption, turning, vibration, noise level, anchoring, steering gear, performa main engine, endurance, maneuvering kapal, konfirmasi cargo oil pumping rate capacity, running test SOx Scrubber, serta operation test Ballast Water Management System. Diharapkan, seluruh objek ini dapat beroperasi dengan baik sehingga kapal dapat mulai dilayarkan di perairan Indonesia.
“ Sebelum nantinya mulai berlayar, semua bagian ini harus dipastikan sudah beroperasi dengan baik. Sehingga saat mulai berjalan, tidak akan ditemukan masalah apapun, performa kapal juga dalam keadaan prima,” kata Director of Fleet Management PT Pertamina International Shipping, I Putu Puja Astawa, di Jakarta.
Seperti halnya VLCC PERTAMINA PRIDE, kapal ke dua ini pun memiliki kapasitas dua juta barel yang merupakan single screw driven single deck type crude oil tanker dengan panjang keseluruhan (LOA) 330 meter dan draft 21.5 meter. Di mana, kapal ini dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan feedstock kilang yang dijalankan oleh Subholding Refinery & Petrochemical Pertamina.
Berbagai keunggulan dimiliki oleh kedua kapal milik Pertamina International Shipping (PIS), di antaranya adalah menggunakan teknologi Super Stream Duct ® pada desain kapal sehingga membuat performa VLCC PERTAMINA PRIME memiliki kecepatan trial sebesar 16.9 knot.
Selain itu, kapal VLCC mutakhir ini juga telah memenuhi requirement terminal modern di dunia dan regulasi internasional yaitu IMO Annex VI Tier III yang berguna untuk pembatasan emisi gas buang Sulphur Oxide (SOx) dan Nitrogen Oxide (NOx). Serah terima kapal " PERTAMINA PRIME" akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2021 di Galangan JMU Ariake, Jepang.
“ Kami berharap jika sudah lulus dari uji coba tersebut, PERTAMINA PRIME dapat beroperasi dan melaksanakan tugasnya bersama PERTAMINA PRIDE menjadi urat nadi yang menyalurkan energi untuk negeri,” kata Astawa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam