Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
New Balance Digugat Di Tiongkok Karena Dianggap Menjiplak Merek Dagang Perusahaan Lain. (Sumber: Shanghaiist.com)
Dream - Di Tiongkok kasus pelanggaran hak cipta kerap terjadi. Perusahaan yang kerap dituntut biasanya perusahaan Tiongkok yang dianggap menjiplak merek dagang perusahaan dari negara lain.
Namun, kini kebalikannya, perusahaan Tiongkok yang menggugat perusahaan asing karena menilai perusahan tersebut menggunakan merek yang sama dengan perusahaannya.
Dilansir dari situs Shanghaiist, Rabu 29 Juni 2016, seorang pengusaha bernama Zhou Lelun, menggugat New Balance karena telah menggunakan nama " Xin Bailun" (dalam bahasa Mandarin, xin bailun berarti keseimbangan baru atau new balance dalam bahasa Inggris) di Tiongkok.
Zhou mengaku telah menggunakan merek Bailun untuk merek dagangnya sejak tahun 2004.
Perusahaan sepatu asal Amerika Serikat ini pun tak mau mengalah begitu saja. New Balance yang sudah berdiri sejak tahun 1906 ini menggugat balik merek dagang Zhou. Menurut New Balance, merek dagang Zhou telah melanggar hak kekayaan intelektual. Gugatan New Balance kalah di meja hijau. Tahun lalu, Pengadilan Sipil Menengah Guangzhou meminta New Balance sebesar 98 juta rmb sebagai ganti rugi Zhou.
New Balance mengajukan banding untuk putusan ini. Kali ini mereka maju ke Pengadilan Sipil Tingkat Tinggi Guangdong. Lagi-lagi mereka kalah. Pengadilan Guangdong tetap memutuskan New Balance bersalah dan harus membayar denda 5 juta rmb. Keputusan ini keluar pada Kamis minggu lalu. Alasannya, New Balance sudah mengetahui Zhou sebagai pemilik Xin Bailun tapi mereka tetap menggunakannya.
Putusan ini membuat New Balance kecewa. " Putusan ini bertentangan dengan pemahaman dunia maju tentang hak kekayaan intelektual," kata juru bicara New Balance, Amy Dow.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya