Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Mandiri Menggandeng PBNU Untuk Meluncurkan KartaNU. (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafian)
Dream - PT Bank Mandiri Tbk (Persero) menggandeng Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) untuk meluncurkan kartu debit co-Branding Kartu Tanda Anggota Nahdatul Ulama (NU)/KARTANU. Lewat kartu ini, anggota NU akan mendapatkan banyak manfaat.
Salah satunya biaya pembukaan rekening yang cukup terjangkau.
Peluncurkan kartu debit yang juga berfungsi sebagai kartu tanda anggota dilakukan oleh ketua umum PBNU, Said Aqil Siroj, dan Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, serta di disaksikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Peguruan Tinggi, Muhammad Nasir di Kantor Pusat PBNU, Senin, 27 Juni 2016.
" Kami berharap inklusi keuangan atau akses layanan perbankan di Indonesia dapat lebih luas dan menjangkau hingga ke wilayah terpencil," kata Said.
Lewat kartu ini, kata dia, anggota NU bisa membuka rekening tabungan cukup dengan setoran awal Rp20 ribu. Tak hanya itu, nasabah juga tidak akan dikenakan biaya administrasi bulanan tabungan dan kartu.
Sementara itu, Kartika mengatakan kerja sama PBNU dengan bank pelat merah ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Selain itu, mereka juga membidik ada peningkatan jumlah nasabah baru pengguna kartu debit Mandiri.
" Saat ini, pengguna kartu debit Mandiri mencapai 13,3 juta pengguna dengan jumlah transaksi lebih dari 6,5 juta transaksi per bulan," kata dia.
KARTANU ini akan di launching secara resmi pada pada tanggal 24 Juli 2016, saat acara Muktamar NU di Bunten Pesantren, Cirebon, Jawa Barat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya