Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Bursa saham syariah Indonesia kembali bergerak menguat. Sentimen pengesahan undang-undang pengampunan pajak (Tax Amnesty) yang disetujui DPR mendorong aksi beli investor.
Laju indeks saham syariah juga terpacu oleh masih tingginya aksi beli yang dilakukan pemodal asing. Meski koreksi pada beberapa indeks sektoral menahan laju kenaikan tersebut.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 28 Juni 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,896 poin (0,56%) ke level 161,456.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga menanjak 5,454 poin (0,82%) ke level 671,021.
Kedua indeks acuan saham syariah ini terus bergerak menguat sepanjang perdagangan. ISSI bahkan sempa menyentuh level tertinggi 161,902 sebelum mengalami sedikit tekanan jelang penutupan perdagangan.
Aksi jual beli saham syariah kali ini cukup ramai dengan 45,35 miliar saham yang berpindahtangan. Transaksi kali ini bernilai Rp 5,49 triliun.
Pelaku pasar berhasil mendorong 87 emiten syariah menutup perdagangan di zona hijau. Namun papan perdagangan ISSI justru didominasi koreksi harga saham yang melanda 89 emiten dan 52 lainnya bertahan stagnan.
Emiten sektor industri aneka mengalami lonjakan kenaikan tertinggi hingga 4,38 persen. Disusul keuangan 1,97 persen, dan manufaktur 1,58 persen.
Sementara saham properti harus menahan laju kenaikannya dengan turun 0,68 persen, infrastruktur 0,39 persen, dan pertambangan 0,12 persen.
Emiten bluechips syariah pencetak top gainer kali ini dihuni SILO yang naik Rp 575, UNVR Rp 525, ASII Rp 350, AALI Rp 300, dan INDF Rp 175 per saham.
Sebaliknya, LPPF yang turun Rp 500 per saham menjadi top losser indeks JII. Diikuti INTP yang turun Rp 225, AKRA Rp 150, PTBA Rp 75, dan SMRA Rp 50 per saham.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah sepanjang hari ini bergerak menguat. Sore ini kurs rupiah terhadap dolar AS naik 175 poin (1,31%) menjadi 13.176 per dolar AS.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan