Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pegawai BUMN Dipastikan Tetap Libur Lebaran Tanggal 25 Mei 2020

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 19 Mei 2020 13:33
Pegawai BUMN Dipastikan Tetap Libur Lebaran Tanggal 25 Mei 2020
Jadwal kembali ke kantor masih menunggu keputusan pemerintah.

Dream – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan seluruh pegawai BUMN tetap libur pada Senin, 25 Mei 2020. Erick juga meluruskan jika tanggal tersebut merupakan batas terakhir bagi perusahaan pemerintah menyusun prosedur dan standar operasional perusahaan menyambut masa pemulihan. 

Sebelum beredar kabar pegawai BUMN berusia di bawah 45 tahun diimbau untuk kembali masuk kantor pada 25 Mei 2020.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa 19 Mei 2020, Erick menyatakan terjadi mispersepsi yang beredar di masyarakat terkait kegiatan di tanggal tersebut. Dia memastikan jadwal kembali masu kkerja bagi pegawai BUMN tetap menunggu keputusan pemerintah. Karyawan juga tetap mendapatkan hak libur Lebaran.

“ Dalam surat edaran untuk internal BUMN jelas disampaikan bahwa tanggal pasti akan kembali berkantornya mayoritas karyawan BUMN menunggu keputusan umum pemerintah terkait pandemi Covid-19, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan juga hari libur sesuai keputusan pemerintah,” kata dia di Jakarta.

Pengecualian diberikan kepada perusahaan BUMN yang menjalankan tugas pelayanan bagi masyarakat dan tak bisa dihentikan layanannya, seperti PLN, telekomunikasi, dan Pertamina. Untuk BUMN ini karyawannya tetap bekerja sesuai dengan peraturan.

1 dari 4 halaman

Batas Waktu Sampaikan Panduan `The New Normal` BUMN

Lanjut Erick, tanggal 25 Mei adalah rencana tiap unit usaha untuk merampungkan prosedur dan standar operasional perusahaan selama pemulihan yang akan disosialisasikan karyawan. Waktu kembali ke kantor menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat mengenai izin dan protokol aktivitas fisik pada masa pemulihan pandemi Covid-19.

" Kami semua di BUMN harus siap segera. Sebagai bagian persiapan itu tanggal 25, perusahaan menyampaikan panduan masing-masing kepada seluruh karyawannya," kata dia.

Menurutnya pada masa pemulihan yang banyak disebut sebagai The New Normal itu ada tren perubahan sosial, lingkungan, dan bisnis. Pada era tersebut interaksi fisik akan semakin terbatas. Sebaliknya interaksi digital yang selama masa WFH menjadi opsi utama dalam kegiatan masyarakat, diprediksi akan tetap bertahan.

" Karena itu butuh strategi kontigensi yang menyesuaikan dengan kondisi sosial, ekonomi, budaya, maupun lingkungan," ujarnya.

Segala opsi ini masih dikaji secara mendalam oleh seluruh pihak. Waktu definitif terkait tahapan pelaksanaan pemulihan pasca-Covid di BUMN juga masih menunggu resmi pemerintah.

2 dari 4 halaman

Bantah Masuk Kerja 25 Mei, Staf Khusus BUMN: Itu Skenario New Normal

Dream – Beredar informasi, Kementerian BUMN mewajibkan para pekerja BUMN kembali bekerja pada 25 Mei 2020. Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, membantah kabar tersebut.

“ Mengenai adanya informasi yang mengatakan bahwa Kementerian BUMN mewajibkan BUMN untuk bekerja tanggal 25 itu hoax. Kami tidak pernah mengatakan ada kewajiban kerja tanggal 25 Mei,” kata Arya di Jakarta, kepada wartawan, Senin 18 Mei 2020.

 

 

Sekadar informasi, Menteri BUMN, Erick Thohir, merilis Surat Edaran S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara. Dalam surat ini, Arya menyebut masing-masing perusahaan pelat merah diminta untuk membut task force kesiapan BUMN menuju “ The New Normal”.

“ Itu adalah fase-fase di mana kalau ada keadaan new normal terjadi," tegasnya. 

Menurut  Arya, jika ada tulisan atau pemberitaan yang menyatakan karyawan BUMN kembali bekerja tanggal 25 Mei 2020 mendatang, hal tersebut tidak benar

" Itu adalah berita hoax,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Terapkan 'The New Normal' Mulai 25 Mei 2020, KAI Siapkan Protokol Khusus

Dream – Pandemi virus corona telah mengubah sejumlah aspek kehidupan manusia, termasuk cara bekerja. PT Kereta Api Indonesia misalnya, mereka kini tengah menyiapkan skenario The New Normal.

" Saat ini kami sedang mempersiapkan protokol untuk mengantisipasi skenario penerapan The New Normal di KAI," kata Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo.

Kementerian BUMN memang akan menerapkan aturan bekerja bagi karyawan di tengah pandemi corona. Salah satunya, karyawan berusia 45 tahun ke bawah bisa bekerja, tapi dengan protokol lebih ketat.

PT KAI pun menindaklanjuti arahan Menteri BUMN melalui surat dengan nomor S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN.

Protokol tersebut akan mengatur langkah-langkah dan tahapan yang akan diterapkan oleh KAI dalam menyambut The New Normal yang akan dimulai pada 25 Mei 2020.

Selain pelayanan kepada pelanggan, protokol juga akan mengatur pekerja berusia di bawah 45 tahun untuk masuk kantor seperti biasa, namun tetap memperhatikan aturan PSBB di masing masing wilayah kerja.

" Meskipun sebagian karyawan yang berusia di atas 45 tahun masih WFH, termasuk pembagian WFO secara bergantian dan disiplin phisycal distancing, namun kami tetap berkomitmen untuk menjaga produktifitas seluruh pekerja KAI," kata Didiek.

4 dari 4 halaman

Fokus Layanan KLB hingga Angkutan Barang

Sampai saat ini, KAI fokus kepada pelayanan kereta api luar biasa (KLB), KA lokal, KRL, dan KA Angkutan Barang. Ini merupakan tangung jawab BUMN transprotasi untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam pengoperasiannya, KAI tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19 yang diawasi oleh Satgas Covid-19 KAI yang telah terbentuk sejak Maret 2020. Khusus untuk layanan KA Penumpang, KAI akan tetap mengikuti perkembangan sesuai dengan aturan yang diterbitkan Kementerian Perhubungan selaku regulator perkeretaapian. 

Untuk terus bisa mendapatkan info terbaru pelayanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, email di cs@kai.id, dan sosial media KAI 121.

“ Dalam masa pandemi seperti ini, KAI berkomitmen bahwa BUMN sebagai salah satu penggerak perekonomian bangsa harus tetap berjalan dengan tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19,” kata dia. 

Beri Komentar