Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Karyawan yang aktif adalah kunci keberhasilan sebuah perusahaan. Studi menunjukkan bahwa perusahaan dengan karyawan aktif mengungguli mereka yang tidak hingga 202 persen.
Dunia digital menawarkan banyak cara untuk membuat karyawan terlibat secara aktif. Di dalam bisnis, kita dapat memanfaatkan kekuatan komunitas untuk memicu kolaborasi global, memungkinkan komunikasi dua arah dan selanjutnya menanamkan perasaan sebagai tim di seluruh geografi yang berbeda.
Karena itulah, seperti dikutip dari Entrepreneur, Sabtu, 23 Januari 2016, perusahaan perlu memberi kesempatan kepada karyawan untuk terlibat aktif secara digital dengan lima cara berikut ini.
1. Mendidik karyawan tentang strategi digital perusahaan
Tidak ada yang bisa dilakukan jika tidak ada yang mengerti misi dan tujuan strategi digital perusahaan. Luangkan waktu untuk mendidik karyawan Anda, minimal dalam hal menghadapi pelanggan, tentang strategi Anda perusahaan agar mereka merasa dilibatkan dan diberdayakan.
Anda mungkin akan terkejut ketika mereka mulai memberikan saran-saran tentang strategi Anda dan berbagi dengan rekan-rekan mereka. Inklusi adalah cara yang ampuh untuk menanamkan rasa kepemilikan.
2. Mengetahui keahlian masing-masing karyawan
Diperlukan satu ton energi dan gairah untuk menemukan karyawan yang ahli dalam bidang masing-masing dan melibatkannya dalam mengembangkan perusahaan secara digital. Salah satu taktiknya adalah menciptakan sebuah wiki internal yang siapa pun dapat mengeditnya.
Ini akan memungkinkan karyawan mengaktualisasikan bidang keahlian mereka, menyalurkan aktivitas sosial yang mereka sukai, menjawab pertanyaan yang bisa ditangani, dan sebagainya.
Cara ini memiliki manfaat yang berharga. Pertama, untuk memberitahu karyawan bahwa keterlibatan mereka secara digital tidak menjadi masalah bagi perusahaan. Sungguh menakjubkan melihat bagaimana orang-orang yang merasa dibatasi bisa melakukan apa pun yang terkait dengan pekerjaan sosial. Selain itu cara ini akan membantu karyawan merasa terhubung satu sama lain, menjadikan mereka bagian dari satu kelompok.
3. Melibatkan karyawan secara preskriptif
Apakah Anda akan meluncurkan produk? Atau mungkin acara besar? Jika Anda seperti perusahaan lain di planet ini, Anda mungkin akan menyampaikan pengumuman atau pesan melalui saluran digital yang Anda miliki dengan keberhasilan yang moderat.
Libatkan karyawan untuk mengambil tindakan. Beritahu mereka tentang pesan-pesan kunci Anda, target audiens Anda dan hasil yang Anda inginkan. Persenjatai mereka dengan konten dan tautan yang bisa diukur. Bantu mereka memahami tujuan Anda secara keseluruhan dan sediakan informasi yang relevan tentang pesan Anda secara real-time di seluruh jaringan mereka.
4. Menghubungkan karyawan melalui percakapan penting
Jadi sekarang Anda telah memiliki daftar karyawan yang paling aktif secara sosial yang bersedia membantu bila diperlukan. Mengingat Anda menggunakan wiki untuk mengumpulkan informasi, maka Anda harus selalu up-to-date.
Sekarang, pikirkan melalui mata pelanggan. Sebagai merek terkenal, Anda memahami bagaimana pelanggan menemukan Anda secara online, bagaimana agar terlibat dengan mereka dengan cara terbaik, bagaimana menciptakan transaksi tanpa gesekan dan akhirnya bagaimana cara mengaktifkan advokasi pelanggan pada skala pasca-pembelian.
5. Merayakan kemenangan
Terkait dengan dunia digital, sebagian besar merek berusaha untuk mengetahui semuanya. Sayangnya, sering ada sambungan yang putus antara perusahaan dan karyawan. Di saat merek berusaha memperbesar keterlibatannya dalam dunia digital, karyawan tidak yakin tentang peran mereka.
Apakah mereka diperbolehkan untuk berpartisipasi di dunia digital? Apakah mereka akan mendapat masalah? Anda akan terkejut betapa banyak pelanggan online frustrasi sementara karyawan tidak bisa melakukan apa-apa karena ketidakpastian.
Ketika Anda mulai mendapatkan beberapa kemenangan, rayakan pahlawan yang baru Anda temukan, ya karyawan yang membantu Anda di dunia digital. Jadikan contoh dan tunjukkan bagaimana keterlibatan preskriptif radikal dapat meningkatkan pengalaman pelanggan.
Jadi, jika karyawan mulai merasa menghasilkan nilai pada merek, mereka akan merasa jauh lebih dilibatkan dan dihargai daripada sebelumnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya