Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia melanjutkan laju penguatannya setelah pemodal asing menggelar aksi beli. Kondisi regional yang relatif aman membuat investor berani kembali melantai.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah pagi ini juga sempat bergerak menguat. Namun laju rupiah sampai kini masih bergerak fluktuatif.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 25 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 0,997 poin ke level 141,711.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga menguat 5,965 poin ke level 596,639.
Hingga perdagangan pukul 09.29 WIB, kedua indeks acuan saham syariah ini terus bergerak naik. ISSI tercatat sudah bergerak naik 1,032 poin (0,73%) ke level 141,746. Sedangkan JII naik 5,459 poin (0,92%) ke level 596,133.
Transaksi perdagangan saham syariah relatif ramai dengan mencetak nilai Rp 516,16 miliar. Sebanya 4,74 miliar saham telah berpindahtangan.
Seluruh indeks sektoral bergerak menguat dipimpin emiten indusri dasar yang naik 1,24 persen. Disusul industri aneka 1,05 persen dan infrastruktur 0,90 persen.
Dengan kondisi regional yang relatif tenang, bursa saham Indonesia juga meluncur positif di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai sesi praperdagangan dengan naik 26,862 poin (0,60%) ke 4.483,606.
Di sesi pembukaan, IHSG kembali menanjak 31,035 poin (070%) ke 4.477,779.
Dari pasar keuangan kurs rupiah bergerak fuktuatif pagi ini. Sempat menguat, rupiah pagi ini turun tipis 3 poin (0,02%) menjadi 13.848 per dollar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya