Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Remaja Mengajari Seorang Wanita Senior Untuk Menggunakan Laptop. (Foto: Business Insider)
Dream – Banyak yang harus dilakukan untuk mendukung orang-orang berusia 55 tahun ke atas untuk tetap bisa bekerja supaya perekonomian bisa terdorong. Hal ini berdasarkan hasil laporan PwC yang berjudul “ Golden Age Index” yang memeringkat negara yang terbaik dalam memanfaatkan golongan tua untuk meningkatkan perekonomian.
Dilansir dari Business Insider, Minggu 25 Juni 2017, rilis itu mencontohkan Inggris yang juga mendayagunakan pekerja senior untuk meningkatkan perekonomian. Dalam riset PwC, Inggris menempati peringkat 19 dari 34 negara yang diriset oleh lembaga PwC.
Di sana, tingkat pekerja berusia 50-64 tahun ini sebesa 70 persen, di mana Inggris Raya sebesar 70,6 persen dan Iralandia Utara 63,6 persen.
Perbedaan rate ini disebabkan oleh perekonomian, pendidikan, dan perbedaan gender. Gender gap di Inggris juga naik signifikan seiring dengan pertumbuhan usia, penghalang nyata wanita senior untuk tetap bekerja.
“ Seiring dengan semakin banyaknya orang yang berusia 55 tahun ke atas dan kepastian hidup meningkat, Inggris sebaiknya mempermudah mereka jika ingin bekerja lebih lama,” kata ketua ekonom PwC, John Hawksworth.
Dengan begitu, karyawan senior bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Umur rata-rata di Inggris melampaui angka 40 tahun untuk pertama kali pada tahun 2014. Pada tahun 2040 ini diprediksi naik sampai 75 tahun. Dalam lima tahun ke depan, pekerja berusa 55 tahun-70 tahun akan meningkat menjadi 1 juta orang dalam lima tahun ke depan.
Analis memprediksi Inggris bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,2 persen (sekitar 80 juta poudsterling/Rp1,34 triliun) jika meningkatkan rasio pekerja senior sebesar 12 persen. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya