Terungkap, Informasi Paling Dicari Pencari Kerja Pas Ramadan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 21 Juni 2017 10:16
Terungkap, Informasi Paling Dicari Pencari Kerja Pas Ramadan
Biasanya perusahaan baru membuka lowongan setelah puasa dan lebaran. Saat kosong, apa yang dicari para pelamar?

Dream – Selama bulan puasa biasanya perusahaan menunda proses penerimaan kerja. Para pencari kerja pun harus bersabar minimal sebulan sampai menunggu informasi lowongan pekerjaan diumumkan. 

Di saat sepi lowongan kerja, bukan berarti para pencari kerja berdiam diri. Mereka masih aktif berselancar dunia maya untuk mencoba mencari tips lolos diterima di perusahaan yang dicari. 

Pertanyaannya, informasi apa yang biasanya mereka cari. 

Survei jobplanet.com yng mengupas tentang aktivitas para pencari kerja selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 2017 menemukan faktanya. .

Dilansir dari keterangan tertulis Jobplanet yang diterima Dream, Rabu 21 Juni 2017, riset sejak 1 April-15 Juni 2017 menemukan informasi tentang hal-hal yang dicari pencari kerja mulai dari jenis industri yang paling banyak membuka lowongan pekerjaan, industri paling diminati, serta tenaga kerja paling banyak dicari. 

“ Umumnya mereka berharap bisa memulai karier di tempat baru setelah hari raya, tanpa kehilangan haknya untuk mendapatkan THR (tunjangan hari raya) dari perusahaan tempat mereka bekerja,” kata Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia, Kemas Antonius, di Jakarta.

Kemas mengatakan dalam periode tersebut, kebanyakan aktivitas yang dilakukan oleh pengguna Jobplanet adalah mengakses laman-laman yang berisi kisi-kisi wawancara kerja di berbagai perusahaan,” kata dia

Jumlah kunjungan terbanyak di situs Jobplanet.com menyasar laman-laman berisi informasi wawancara kerja, yakni sebanyak 58 persen dari total kunjungan. Menyusul informasi soal gaji (26 persen), review perusahaan (9 persen) dan laman informasi lowongan kerja (7 persen).

“ Hal ini menunjukkan bahwa review perusahaan tidak menjadi perhatian utama para pencari kerja dalam dua bulan terakhir ini. Menjelang Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, mereka lebih tertarik mempelajari kisi-kisi wawancara kerja di berbagai perusahaan serta mencari tahu rata-rata gaji untuk posisi yang mereka harapkan,” kata Kemas.

Menurut Kemas, tingginya minat pencari kerja pada laman-laman berisi kisi-kisi wawancara kerja menunjukkan banyak pengguna dan pencari kerja di situs Jobplanet tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi wawancara kerja menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.

1 dari 3 halaman

Industri Paling Banyak Buka Lowongan

Tidak hanya aktivitas pencari kerja, Jobplanet juga meriset industri yang paling banyak membuka lowongan pekerjaan. Berdasarkan analisis Jobplanet, berikut adalah industri paling banyak membuka lowongan pekerjaan dalam periode tersebut:

*Ritel dan distribusi (21 persen)

Perusahaan yang termasuk dalam industri ritel dan distribusi antara lain bergerak di bidang perdagangan dan logistik. Termasuk di dalamnya pertokoan, seperti minimarket, supermarket, dan hipermarket.

*Pariwisata (14,66 persen)

Perusahaan yang termasuk dalam industri pariwisata antara lain bergerak di bidang perhotelan, restoran, serta hiburan dan rekreasi. Termasuk di dalamnya adalah hotel, restoran, agen perjalanan, serta perusahaan pengelola fasilitas rekreasi.

*Pelayanan (7,65 persen)

Perusahaan yang termasuk dalam industri pelayanan antara lain bergerak di bidang jasa, seperti event organizerwedding organizer, serta perawatan kesehatan dan kecantikan.

*Perbankan dan keuangan (5,58 persen)

Perusahaan yang termasuk dalam industri perbankan dan keuangan antara lain bergerak di bidang perbankan, investasi, asuransi, dan pinjaman modal.

*Manufaktur (4,32 persen)

Perusahaan yang termasuk dalam industri manufaktur antara lain bergerak di bidang tekstil dan garmen, furnitur, kosmetika, kerajinan, perlengkapan rumah tangga, dan elektronika.

*Konstruksi dan bangunan (3,10 persen)

Perusahaan yang termasuk dalam industri konstruksi dan bangunan antara lain adalah perusahaan kontraktor, pengembang properti, dan perencana tata ruang.

*Teknologi informasi atau TI (2,72 persen)

Perusahaan yang termasuk dalam industri TI antara lain bergerak di bidang Internet, keamanan jaringan, pengembangan sofware dan aplikasi, telekomunikasi, serta konsultasi TI.

*Pendidikan (2,70 persen)

Perusahaan atau lembaga yang termasuk dalam industri pendidikan meliputi perguruan tinggi, sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, serta lembaga-lembaga kursus dan pelatihan.

2 dari 3 halaman

Industri Manufaktur Paling Menarik Perhatian

Dalam risetnya, Kemas mengatakan survei ini juga menganalisis ketertarikan pencari kerja berdasarkan jumlah kunjungan (pageviews) ke laman-laman berisi informasi lowongan kerja dan review perusahaan di situsnya.

“ Di sepanjang periode menjelang Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, jumlah kunjungan ke laman-laman perusahaan di industri manufaktur mencapai 12,43 persen dari total seluruh kunjungan ke situs Jobplanet,” kata dia.

Selain industri manufaktur, ada beberapa industri lain yang termasuk dalam daftar industri yang paling menarik perhatian pencari kerja. Daftar selengkapnya adalah sebagai berikut:

*Manufaktur (12,43 persen)

*Ritel dan distribusi (10,97 persen)

*Pelayanan (9,87 persen)

*Pariwisata (6,02 persen)

*Perbankan dan keuangan (4,75persen)

*Teknologi informasi atau TI (4,39 persen)

*Konstruksi dan bangunan (2,46 persen)

*Kesehatan (2,15 persen) 

3 dari 3 halaman

Jenis Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari

Jika menilik jenis lowongan pekerjaan, Kemas mengatakan jenis pekerjaan paling banyak dicari adalah tenaga kerja di bidang pengembangan bisnis atau business development, yakni sebanyak 11,69 persen.

Lowongan pekerjaan lainnya adalah analisis keuangan dan akuntansi (10,53 persen), pemasaran atau marketing (8,94 persen),  penjualan atau sales (8,18 persen), hardware dan software engineer (4,71 persen), staf administrasi (5,11 persen), serta pelayanan pelanggan atau customer service (2,69%)

“ Kita bisa melihat jenis pekerjaan apa saja yang tenaga serta keahliannya paling dicari dan dibutuhkan oleh perusahaan. Kami berharap informasi terkait dunia kerja yang kami rilis ini tidak hanya bermanfaat bagi para pencari kerja, tapi juga perusahaan-perusahaan serta industri yang terkait,” kata dia.

Beri Komentar