Jangan Nikahi Orang Jelek?

Reporter : Puri Yuanita
Kamis, 3 November 2016 08:29
Jangan Nikahi Orang Jelek?
Jangan dahulu emosional. Baca dahulu sampai tuntas. Ketertarikan fisik juga harus ada dalam diri setiap pasangan sebelum menikah.

Dream - Fisik memang sebaiknya tak dijadikan satu-satunya parameter bagi seseorang dalam memilih pasangan hidup. Namun jangan salah, ketertarikan fisik juga harus ada dalam diri setiap pasangan sebelum menikah. Agar kelak, pernikahan berjalan baik.

Dalam Islam sebelum meminang diperbolehkan bagi laki-laki untuk melihat calon pasangannya. Dalam hal ini, laki-laki yang meminang diperbolehkan untuk melihat atau mengecek keadaan fisik perempuan yang dipinangnya.

Cara melihat dan memeriksa pinangan pun harus dilakukan di hadapan mahramnya.

Namun, apabila perempuan tersebut menolak untuk dilihat oleh si peminangnya, maka bisa dengan cara diwakilkan kepada perempuan tertentu yang dipercayai oleh si peminang untuk melihat bagian fisik si perempuan.

 

1 dari 2 halaman

Pria Juga Harus Dilihat

Pria Juga Harus Dilihat © Dream

Demikian pula dengan perempuan yang ingin mengetahui seluk-beluk laki-laki yang meninangnya.

Aisyah, istri Rasulullah, dalam hal ini berpesan kepada para wali agar berhati-hati dalam melepaskan putrinya kepada laki-laki yang meminang.

Seorang wali harus meneliti keadaan lelaki yang bersangkutan agar sang putri tidak jatuh pada laki-laki yang buruk akhlaknya.

 

2 dari 2 halaman

Mengapa Tak Boleh?

Mengapa Tak Boleh? © Dream

Sebagaimana disebutkan bahwa Aisyah berkata bahwa, " Kawin berarti perbudakan. Oleh sebab itu hendaklah seseorang memperhatikan dimana ia lepaskan anak perempuannya."

Selain itu, sahabat Rasulullah SAW, Umar bin Khaththab pun turut memberikan nasihat, " Janganlah Anda nikahkan putri-putri Anda dengan lelaki yang jelek, karena hanya dia (laki-laki tersebut) yang merasa senang kepadanya, sementara dia (perempuan) tidak menyukainya."

Ulasan selengkapnya baca di sini.    

Kirimkan kisah nyata inspiratif di sekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi      

Beri Komentar