Pemerintah Belum Tetapkan Harga Vaksin Covid-19

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 13 Desember 2020 17:46
Pemerintah Belum Tetapkan Harga Vaksin Covid-19
Penetapan harga akan disampaikan pemerintah melalui laman resmi Kemkes atau Satgas Covid-19.

Dream – Kedatangan vaksin dan rencana vaksinasi Covid-19 telah menarik perhatian masyarakat. Meski demikian, pemerintah menyatakan hingga saat ini harga vaksin Covid-19 belum ditetapkan.

“ Pemerintah belum menetapkan harga dari vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi, di Jakarta, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Minggu 13 Desember 2020.

Siti mengatakan informasi yang beredar di kalangan masyarakat tak bisa dijadikan rujukan. Dia mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi pemerintah tentang vaksin dan vaksinasi Covid-19.

“ Informasi resmi akan dapat diakses di situs kemkes.go.id dan covid19.go.id,” kata dia.

Siti juga menyebut ada enam vaksin yang akan digunakan di Indonesia untuk vaksinasi Covid-19. Keenam vaksin tersebut yaitu produksi Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer/BioNTech, dan Sinovac.

“ Kehadiran dan penggunaannya dalam program vaksinasi di Indonesia masih dinamis mengikuti proses pengadaan dan izin penggunaannya,” kata dia.

 


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat. 

1 dari 4 halaman

Layanan Pre-Order Vaksin Covid-19 Mandiri Belum Tersedia

Dream - Kabar mengenai layanan pre-order vaksin Covid-19 mandiri tengah merebak di media sosial. Hal ini menyusul telah tibanya 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac di Indonesia.

Juru Bicara PT Bio Farma, Bambang Heriyanto, menyatakan pihaknya belum menyediakan layanan pre-order vaksin Covid-19 mandiri dalam bentuk apapun baik untuk keperluan fasilitas kesehatan maupun perorangan. Menurut dia, saat ini pemerintah masih menyusun skema pelaksanaan vaksinasi Covid-19 baik melalui program maupun mandiri.

" Saat ini, Bio Farma masih mengembangkan sistem yang akan digunakan untuk pemesanan pre-order vaksinasi Covid-19 khususnya untuk jalur mandiri," ujar Bambang melalui keterangan tertulis diterima Dream pada Minggu, 13 Desember 2020.

Bambang menegaskan hingga saat ini belum ada ketentuan teknis dari pemerintah yang mengatur layanan pre-order. Bahkan pelaksanaan vaksinasi sendiri masih belum ditentukan.

" Yang terpenting adalah pelaksanaan vaksinasinya sendiri tetap menunggu izin penggunaan dari Badan POM," kata Bambang.

2 dari 4 halaman

Minta Tunggu Petunjuk Pemerintah

Untuk penyediaan layanan vaksinasi Covid-19 bagi rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan, kata Bambang, masih dalam proses pendaftaran dan verifikasi. Hal itu berlaku untuk jalur mandiri melalui asosiasi-asosiasi resmi.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan pihaknya memahami adanya inisiatif dari masyarakat yang berminat vaksinasi sehingga membuat persiapan sedari awal. Meski begitu, Bio Farma mengimbau penyedia layanan kesehatan menunggu pengumuman resmi pemerintah.

" Terkait petunjuk teknis pelaksanaan pemesanan pre-order vaksinasi Covid-19 jalur mandiri," ucap Bambang.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 4 halaman

Penularan Covid-19 di Pesantren Masih Terjadi

Dream - Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, mengatakan penularan Covid-19 di lingkungan pesantren masih terjadi hingga saat ini. Sejumlah santri dan kiai tertular Covid-19 dan Kemenag terus mengupayakan pencegahan.

Waryono mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah upaya menekan penyebaran Covid-19 di pesantren seperti mendorong pembelajaran online. Meski begitu, Waryono mengakui ada sejumlah kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran daring.

" Tidak semua pesantren berlokasi di perkotaan, keterbatasan jaringan dan kuota internet ditambah santri berasal dari berbagai daerah yang tentu tidak sama dengan lingkungan sekolah biasa. Jadi tidak mungkin kegiatan pembelajaran daring dapat diterapkan secara merata," ujar Waryono.

Waryono mengatakan tantangan terbesar yang dihadapi pesantren adalah protokol menjaga jarak. Ini karena kamar asrama dihuni lebih dari satu santri, sehingga mereka didorong untuk semakin disiplin memakai masker.

" Ini merupakan tugas berat. Walaupun kyai sudah sering kali mengingatkan untuk menerapkan 3M. Bahkan, tradisi makan bersama sudah ditiadakan walaupun sebelum pandemi tradisi tersebut menjadi kebiasaan sehari hari," ucap Waryono.

 

 

4 dari 4 halaman

Pesantren Terus Berbenah

Dia mengapresiasi pondok pesantren yang terus berbenah dalam rangka mitigasi penyebaran Covid-19 melalui pengetatan protokol kesehatan. Kemenag sendiri telah memberikan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang bisa dimanfaatkan pesantren untuk menyediakan fasilitas pencegahan Covid-19.

" Pesantren juga terus berbenah untuk meminimalisir penyebaran,” tukasnya.

Meski penularan masih terjadi, Waryono mengatakan tingkat kesembuhan di sana juga terus meningkat. Hal ini tidak terlepas dari sikap para pimpinan pesantren yang cepat, tanggap terkoordinasi dengan gugus tugas setempat.

" Kami mendapat informasi dari Kemenkes, 90 persen lebih pesantren memiliki gugus tugas. Pesantren taat mengikuti protokol kesehatan yang berlaku dan mengutamakan keselamatan kyai, ustadz, dan santri,” sambungnya.

Waryono menambahkan, gugus tugas Kemenag juga telah memberikan bantuan penanggulangan di sebagian pesantren yang terdapat peristiwa terkonfirmasi positif Covid-19.

" Saya mengimbau seluruh pengasuh pesantren dan pimpinan lembaga pendidikan keagamaan Islam agar lebih ketat lagi dalam melaksanakan protokol kesehatan," ucap Waryono, dikutip dari Kemenag.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar