Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kementerian PAN RB Meminta Masyarakat Untuk Waspada Dengan Informasi Palsu Tentang Penerimaan CPNS.
Dream – Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi (PANRB) meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kementerian pun meminta masyarakat untuk melaporkan penipuan tersebut kepada pihak yang berwajib.
Dilansir dari situs menpan.go.id, Selasa 17 Januari 2017, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman, meminta masyarakat tentang informasi penerimaan CPNS yang beredar di media sosial dan situs yang bukan situs resmi pemerintah.
“ Diharapkan agar seluruh masyarakat berhati-hati dalam menerima informasi terkait CPNS agar tidak menjadi korban penipuan. Lakukan cross check ke kami atau instansi pemerintah di daerah,” kata Herman di Jakarta.
Dikatakan bahwa seluruh informasi yang berhubungan dengan penerimaan CPNS hanya bersumber dari situs resmi pemerintah, yaitu www.menpan.go.id dan www.bkn.go.id. Dikatakan bahwa modus penipuan ini bermula dari informasi adanya penerimaan CPNS, lalu berlanjut menawarkan jasa bantuan dengan imbalan.
“ Apabila ada oknum atau siapa pun yang menyampaikan informasi ada penerimaan CPNS, kemudian mengiming-imingi bisa membantu dan meminta sejumlah uang atau imbalan, segera laporkan kepada penegak hukum. Hal tersebut diduga penipuan,” kata Herman.
Pernyataan ini dilontarkan pasca munculnya kasus penipuan CPNS di Jawa Barat. Ada ratusan orang yang menjadi korban. Penipuan ini terbongkar ketika seluruh korban berkumpul di Kantor Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, pada Kamis 12 Januari 2017. Korban diminta menyetor uang puluhan bahkan ratusan juta rupiah dengan imbalan surat keputusan (SK) pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) palsu.
“ Pak Menpan, (Menteri PANRB, Asman Abnur) menyesalkan adanya kejadian penipuan tersebut. Beliau prihatin dan meminta agar penegak hukum menindak tegas siapa pun yang terlibat,” kata dia.
Herman juga menegaskan pemerintah belum membuka seleksi penerimaan CPNS dari jalur umum. “ Kementerian PANRB sampai saat ini masih melakukan pengkajian yang seksama. Bukan hanya mempertimbangkan hasil analisis jabatan dan analisis beban kerja instansi, tapi juga dari sisi kapasitas fiskal negara dan aspek lainnya yang relevan,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya