Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
© MEN
Dream - Sistem kerja di Kementerian Keuangan berubah. Kini, jam kerja di kementerian yang dipimpin oleh Sri Mulyani Indrawati itu lebih panjang, seiring dengan penerapan sistem kerja hybrid yang sering diterapkan.
" Pola kerja baru dari Kementerian Keuangan ini salah satunya terlihat dari jam kerja. Mulai dari jam 7.30. Kalau kita lihat akhir harinya, jam 17.00," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Senin 5 September 2022.
" Namun akhir pekerjaan itu bisa sampai jam 11 malam, karena kita bisa rapat malam hari sesudah makan malam dari rumah masing-masing," tambah dia.
Menurut Sri Mulyani, jam kerja pegawai negeri di Kemenkeu memang jauh lebih lama meskipun aktivitas fisiknya tidak terlalu terlihat seperti dulu. Perubahan jam kerja ini membuat Kemenkeu mendesain reward dan punishment pegawainya.
" Yang sangat terlihat, implikasi dari sisi lembur. Kalau dulu kan kerja setelah pukul lima sore adalah lembur. Kalau sekarang tiap hari lembur, karena kita kerja 24 jam," ujar Sri Mulyani.
" Hal-hal seperti ini nanti akan memunculkan pemikiran mengenai bagaimana sistem insentif yang harus kita desain dengan adanya perubahan flexible working hour dan working places, yang menyebabkan kita fokus kepada deliverable, apa yang bisa kita deliver, capai, rather than melihat daripada proses dan tempat maupun waktunya dari mengerjakan pekerjaan tersebut," ungkapnya.
Kendati begitu, Sri Mulyani juga tak ingin mengabaikan aparaturnya yang bertugas memberikan pelayanan publik dan masih memiliki waktu kerja laiknya pekerja kantoran pada umumnya.
" Walaupun pelayanan publik yang bisa juga dilakukan secara digital, kita konversikan seperti yang kita lakukan dengan pelayanan publik secara digital," tutur Sri Mulyani.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya