Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apa, Sih, Musuh Dalam Keheningan Yang Dihadapi Oleh Pengusaha?
Dream – Pasti banyak di antara kita yang ingin berwirausaha. Mengendalikan bisnis dan masa depan sendiri. Pasti jauh lebih menantang daripada bertahun-tahun bekerja di kantor orang atau perusahaan besar sekalipun.
Kamu memang harus mempersiapkan mental dan fisik untuk membangun bisnis sendiri. Sebab, tak mudah memajukan usaha. Perlu waktu dan tenaga ekstra. Kamu harus terus bersemangat.
Dan kamu harus tahu, menjadi bos tak segampang pikiran orang. Bahkan tak jarang seseorang merasa kurang percaya diri saat berada di tengah para karyawan.
Tapi, tantangan untuk menjadi pemimpin perusahaan bukan hanya itu. Ada satu lagi yang kamu perlu waspadai. Sebagaimana dikutip dari laman Success, Selasa 19 Februari 2019, kamu harus mewaspadai kesepian.
Inilah musuh utama para pengusaha.
Ketika menjadi bos atas bisnismu sendiri, tanpa terasa kamu akan menjauh dari lingkungan yang dulu bisa membuatmu menikmati persahabatan dengan rekan-rekanmu. Kesepian justru bisa “ membunuh” pengusaha di mana dia akan merasa takut dan ragu. Inilah yang bisa menjadi pengusaha “ jatuh”.
Identitasmu tak lagi terikat pada jabatan lama. Kamu akan kehilangan “ gelar” yang didapat dari perusahaan. Kalau merupakan seorang wirausahawan muda, kamu akan merasa pengalamanmu kurang.
Apalagi, ketika bisnis yang dirintis adalah pekerjaan sampingan, kamu yang terlalu sibuk bekerja, tak bisa meluangkan waktu untuk mengerjakan binis. Ini sering terjadi pada pengusaha pemula, terutama bagi mereka yang tak mau meminta bantuan orang lain karena takut merasa lemah.
Alhasil, bisnisnya tak bisa berkembang maju. Padahal, kamu—sebagai wirausaha—penting punya jaringan bisnis agar usahamu bisa berkembang maju.
Lalu, bagaimana caranya untuk menghadapi musuh dalam senyap ini? Berikut ini adalah lima cara mengusir kesepian ketika kamu sedang merintis usaha baru.
1.Berkumpul dengan jaringan profesional
Ketika kamu berpikir untuk meninggalkan pekerjaan dan berbisnis, usahakan untuk berkumpul dalam jaringan profesional. Ini akan membantumu untuk mendapatkan teman-teman yang mendukung usahamu nanti. Plus, kamu bisa mendapatkan teman-teman yang bisa menghubungkan kamu untuk mendapatkan support bisnis.
2. Bentuklah grup teman untuk mendukungmu dalam berbisnis.
Kemudian, tetapkan pertemuan rutin yang berkelanjutan di mana kamu bisa bertukar pikiran untuk membahas bisnis yang akan dijalankan. Nasihat mereka bisa membantumu untuk menavigasi semua hambatan dan mengubahnya menjadi peluang.
3. Carilah mentor yang telah sukses.
Jadwalkan pertemuan rutin dengan mentormu.
4. Bentuklah dewan penasihat perusahaan.
Ketika sedang berbisnis, kamu mungkin tak siap untuk membuat penasihat formal. Kamu bisa membutuhkan orang-orang yang bisa memberikan masukan kepada usahamu. Nah, anggota dewan penasihat ini tidak memiliki tanggung jawab fidusia, tapi mereka harus tertarik untuk mendukung bisnismu.
5. Bentuklah dewan perusahaan.
Pertimbangkan untuk membuat dewan direksi resmi yang akan memberitahumu. Mereka membawa pengalaman bertahun-tahun dan kebijaksanaan ke meja serta fokus terhadap strategi dan rencana bisnis. Sebagai anggota dewan formal, mereka akan memiliki tanggung jawab fidusia untuk perusahaan, sehingga struktur penting, bersama dengan menetapkan tujuan, tolok ukur dan arah pertumbuhan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya