Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Dalam waktu yang tak lama lagi, sistem keuangan syarah takkan lagi hanya dipandang sebagai pilihan alternatif. Sistem dengan prinsip Islami ini akan naik status sebagai norma yang akan dipakai sebagai motor utama bagi pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan perdagangan Islam.
Di hari kedua, World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-10 di Dubai fokus membahas pentingnya mengembangkan standardisasi untuk melancarkan pertumbuhan trade finance syariah.
Dalam sambutannya, anggota Dubai Islamic Economy Development Centre and CEO Noor Islamic, Hussain Al Qemzi, mengatakan UKM memiliki peran besar dalam mendorong transaksi perdagangan Islam. Untuk itu dibutuhkan langkah-langkah optimasi rantai perdagangan yang lebih maju.
Sementara CEO Bank Islam Dubai, Dr Adnan Chilwan, dalam diskusi panel, menjelaskan potensi untuk mempromosikan keuangan Islam di antara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) sangat besar. Keuangan Islam dan perdagangan Islam harus berjalan beriringan.
" Perbankan syariah tidak lagi menjadi alternatif seperti sekarang, tapi menjadi sistem perbankan umum dalam waktu dekat," ujarnya seperti dikutip dari Zawya, Selasa, 4 November 2014.
Chilwan menunjukkan bahwa pendanaan modal ventura untuk UKM masih belum berjalan dengan baik, meskipun ada usaha untuk mempromosikan sektor ini di wilayah-wilayah tertentu.
CEO Maybank Islamic Berhad, Malaysia, Muzaffar Hisham menambahkan kerangka regulasi memiliki peran yang kuat dalam mempromosikan keuangan Islam. Dia mencontohkan pertumbuhan yang kuat dalam bisnis antara Malaysia, Indonesia dan Singapura, setelah pengenalan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan perdagangan.
" Rintangan antara pembuat kebijakan harus dibersihkan untuk meningkatkan transaksi perdagangan syariah," ujarnya.
Namun, General Manajer Bank Islam Abu Dhabi, Arif Usman mengatakan tindakan pengamanan dana untuk start-up UKM menjadi sebuah tantangan tersendiri. Sementara Toby O'Connor, CEO The Islamic Bank of Asia di Singapura, mengatakan selain dukungan keuangan, UKM juga perlu dukungan melalui jasa konsultasi yang memadai.
Diskusi tersebut juga membahas kebijakan yang transparan untuk transfer likuiditas antara negara-negara OKI dan peran keuangan Islam di negara-negara Sub-Sahara dan Afrika Timur.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya