Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Presiden Jokowi (Kapanlagi.com)
Dream - Dalam waktu kurang dari dua pekan sejak dilantik, Presiden Joko Widodo akan melakukan perubahan dalam pemberian subsidi kepada masyarakat yang membutuhkan. Ke depan, implementasi subsidi akan diwujudkan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan, penggunaan KIP dan KIS ini sesuai dengan visi Presiden. Pemberian kartu itu, lanjutnya, akan dilakukan dalam satu keluarga. Di mana Kepala Keluarga akan mendapat Kartu Keluarga Sejahtera, kemudian anak yang bersekolah akan mendapatkan KIP, dan seluruh anggota keluarga akan mendapatkan KIS.
" Sementara seluruh keluarga, karena butuh sehat maka akan mendapat KIS," ujar Bambang akhir pekan lalu seperti dikutip dari situs kemenkeu.go.id.
Bambang menjelaskan untuk menggunakan KIP atau KIS itu, hanya cukup menunjukkan kartu kepada pihak sekolah atau pihak rumah sakit.
" Jadi, dia saat datang ke sekolah tidak akan ditanya 'kamu punya uang untuk bayar sekolah gak', tunjukkan itu maka dia sekolahnya aman. Begitu pula dengan KIS, jadi masuk ke puskesmas atau RS, tidak akan ditanya 'kamu bisa bayar gak, punya uang untuk beli obat gak', tunjukkan KIS, kamu akan dapat pelayanan seperti BPJS," pungkasnya.
Sebagai informasi, pada hari ini, Senin 3 November 2014, Presiden Jokowi juga resmi meluncurkan KIP dan KIS di Kantor Pos, Jakarta. Dari data, KIS akan dibagikan kepada sekitar 88,1 juta warga yang menjadi sasaran, Pemegang KIS ditanggung pemerintah melalui BPJS. Sementara KIP menyasar 24 juta anak miskin yang sekolah, ditambah dengan anak miskin tidak sekolah dengan harapan agar bersekolah kembali. (ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya