Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Dream - Presiden Korea Selatan, Park Geun Hye mengganti 5 menterinya yang bertanggung jawab atas urusan ekonomi pada awal pekan ini.
Salah satunya adalah Menteri Keuangan Choi Kyoung Hwan, yang baru menjabat pada reshuffle April 2014 lalu.
Choi Kyuoung Hwan dilantik usai bencana Feri Sewol yang menewaskan 300 jiwa yang sebagian besar anak-anak sekolah. Choi Kyoung Hwan digantikan Yoo Il Ho, seorang anggota parlemen yang berkuasa.
Tragedi Feri Sewol ini mencengangkan warga Korea Selatan dan menimbulkan gelombang kemarahan publik. Warga menilai menilai ketidakmampuan pemerintah dan membuktikan adanya korupsi sehingga timbulnya bencana.
Administrasi Park dikritisi saat itu. Hal inilah yang menyebabkan dia harus merombak standard keamanan dan prosedur keselamatan.
Namun, seperti dikutip dari Gulf News, Selasa, 23 Desember 2015, kemarin, Park kembali mengganti beberapa menteri dari kabinetnya. Selain Menkeu, ada juga menteri pendididkan, perdagangan, kesetaraan gender, dan administrasi nasional.
Yoo, lelaki berusia 60 tahun yang juga mantan menteri transportasi yakin dipilihnya dia sebagai menteri keuangan bisa memperbaiki kondisi ekonomi negara.
" Orang yang tepat dalam menjalankan kebijakan ekonomi dan mendorong revitalisasi ekonomi," tegasnya.
Korea Selatan merupakan negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia dengan pertumbuhan 1,3% di kuartal III. Bank Dunia memperikirakan negara gingseng ini hanya bisa tumbuh 2,7% sepanjang tahun 2015. (Ism)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?