Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Para Penerima BPUM Akan Mendapatkan Bantuan Senilai Rp1,2 Juta. (Foto: Shutterstock)
Dream – Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) bisa melakukan reservasi online di BRI. Hal ini bertujuan agar nasabah bisa langsung dilayani sesuai dengan jadwal yang dipilih di Unit Kerja Operasional (UKO).
Pencairan BPUM ini sebesar Rp1,2 juta hanya sekali untuk setiap penerima yang memenuhi syarat.
“ Melalui e-form, kini nasabah bisa melakukan pengecekan sekaligus reservasi online untuk memilih UKO jadwal antrean,” tulis Kementerian Koperasi dan UKM di akun Instagram @kemenkopukm, Kamis 29 Juli 2021.
Reservasi online ini bertujuan untuk membantu para penerima memilih UKO secara online. Para penerima BPUM dapat mengunjungi UKO BRI sehingga kepadatan antrean yang lebih leluasa pada waktu tertentu.
Selain itu, para penerima mendapatkan kuota antrean secara online sehingga tidak perlu datang secara fisik ke UKO untuk mengambil antrean. Serta, mengurangi kepadatan di UKO. Dengan begitu, para penerima BPUM bisa dilayani secara baik.
“ Semoga inovasi ini bisa mempermudah nasabah penerima BPUM dalam melakukan pencairan,” tulis Kemenkop UKM.
Berikut ini adalah alur sistem reservasi.
1. Nasabah mengakses eform.bri.co.id/bpum.
2. Kalau memenuhi syarat dan berhak menerima BPUM, nasabah akan diarahkan ke halaman reservasi. Kalau tidak, ya, nasabah tidak akan diarahkan ke halaman itu.
3. Nasabah melengkapi isian yang tersedia, seperti nomor KTP, menu provinsi, kota, kabupaten, unit kerja, dan jadwal antrean.
4. Setelah dilengkapi dan mengisi kode verifikasi, akan muncul nomor referensi. Ingatlah, nomor ini HARUS disimpan.
5. Nasabah datang ke UKO sesuai jadwal yang telah dipilih. Kalau terlewat, nasabah harus melakukan reservasi ulang dari awal.
Kalau reservasi masih bisa dipilih, itu berarti kuotanya masih ada. kalau sudah penuh, nasabah penerima bisa memilih UKO BRI lainnya.
Kamu juga bisa mencoba lagi keesokan harinya karena pilihan tanggalnya yang muncul akan digeser maju.
Kalau nasabah tidak punya ponsel atau laptop untuk melakuka reservasi, bisa menggunakan device milik keluarga atau tetangga. Yang penting, tidak lupa mencatat lokasi, tanggal, dan nomor reservasi.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?