Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Meresmikan Rumah Tapak Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Di Cikarang, Jawa Barat. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan pengalaman masa lalunya yang harus berjuang memiliki rumah sendiri. Rupanya, Jokowi pernah mengontrak rumah selama bertahun-tahun sebelum akhirnya membeli rumah pertama.
“ Dulu, saya ngontrak rumah 9 tahun, baru bisa beli rumah,” kata dia saat meresmikan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)—proyek rumah MBR ini bernama Villa Kencana Cikarang, di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Bekasi, Jawa Barat, dikutip dari berbagai sumber, Jumat 5 Mei 2017.
Jokowi mengatakan senang dengan pembangunan rumah tapak untuk MBR. Rumah MBR yang telah dibangun sebanyak 4.734 unit dan akan dibangun lagi sebanyak 4.015 unit. Tipe rumah MBR ini 25/60. Rumah seharga Rp112 juta ini memiliki 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
“ (Tipe ini) lebih dari cukup menurut saya. Dulu, saat saya ngontrak rumah, kemudian memiliki rumah dengan tipe ini sudah cukup. Ini tipe 25, (ada) 2 kamar, daripada ngontrak,” kata dia.
Mantan walikota Solo itu mengatakan masyarakat bergaji Rp3,5 juta per bulan, bisa mencicil rumah ini dengan angsuran Rp750 ribu per bulan. Pemerintah pun memberikan fasilitas bantua uang muka sebesar Rp4 juta sehingga down payment rumah bisa terbayarkan.
“ Kalau rezeki, Allah yang mengatur. Kalau ada rezeki yang lebih baik, membeli rumah yang lebih gede. Tapi, paling tidak rakyat sudah memiliki rumah terlebih dahulu,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya