BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Kisah Pemuda Dirikan Kembali Usaha Cone Ice Cream Yang Vakum 9 Tahun Milik Mendiang Ayah, Kini Omzet Tembus Rp300 Juta Per Bulan (YouTube Money Fighter)
Dream - Membangun bisnis tidak luput dari keringat kerja keras. Ditambah konsistensi dan semangat tak pantang menyerang, sesuatu yang awalnya terdengar tak mustahil bisa menjadi kenyataan.
Kerja keras itulah yang ditunjukan seorang pemida ketika memutuskan membangkitkan kembali usaha cone es krim yang telah vakum selama 9 tahun. Di tangannya, usaha tersebut berkembang menjadi besar bahkan bisa mendatangkan omzet sampai Rp300 juta setiap bulan.
Pemuda pekerja itu bernama Maulana. Melansir akun YouTube Money Fighter, dia melanjutkan bisnis bisnis mendiang ayah yang telah dibangun tahun 1985.
" Sebagai anak-anaknya jadi meneruskan usaha yang ada," papar Maulana.
Sepeninggal sang ayah, usaha cone ice krim tersebut sempat vakum selama sembilan tahun.
" Tahun 2000-2009 itu vakum, soalnya ditinggal bapak," ungkapnya.
Maulana tak sepenuhnya cakap dalam memproduksi cone es krim seperti ayahnya. Namun dengan modal dan kemampuan seadanya, Maulana memiliki tekad untuk tetap menjalankan bisnis peninggalan ayahnya itu.
" Alhamdulillah sampai sekarang kita bisa mempertahankan usaha yang ada," ungkap Maulana.
Awalnya Maulana tidak paham ketika bicara mengenai manajemen usaha, teknik pengiriman, hingga marketing. Namun pelan-pelan ilmu mengelola bisnis itu dipelajari dan dipraktikkan hingga omzet bisnisnya bisa mencapai belasan juta per bulan.
Tak hanya mendatangkan omzet, usaha cone es krim yang dijalani Maulana kini sudah mampu meningkatkan kapasitas produksi.
" Banyak lah yang Alhamdulillah sudah kita capai sampai sekarang," paparnya.
Dalam satu hari produksi, usaha cone es krim Maulana bisa menghabiskan adonan sebanyak 1 kwintal. Setelah diproses, Maulana bisnis menghasilkan 100 ribuan pieces cone es krim untuk ukuran 14.
Cone es krim buatan Maulana diproduksi dalam empat model. Dalam 1 item terdiri dari beberapa ukuran cone mulai dari kecil, sedang hingga besar. Produksi cone tersebut dijajakan kepada penjual es krim, pedagang keliling, hingga outlet.
" InsyaAllah semua produk yang dibutuhkan oleh penjual es krim, outlet atau pedagang keliling, InsyaAllah tersedia di kami," tambahnya.
" Alhamdulillah sekarang bisa dihitung stabil sampai Rp300-400 juta lah sebulan," ujar Maulana kembali yang mengungkapkan keberhasilannya.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
