Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
YouTube Vincent Hulu
Dream - Menggapai mimpi yang tinggi tentunya tidak selalu mudah. Hal ini mesti diperjuangkan dan tidak dapat diraih secara waktu singkat. Tantangan kerap terjadi yang membuat kita terkadang jatuh namun harus bangkit dan berjuang lagi.
Perjuangan jatuh bangun menggapai mimpi juga dirasakan WNI bernama Vincent Hulu. Berkali-kali mencoba melamar, akhirnya dia berhasil diterima di salah satu perusahaan Kapal Pesiar. Ia pun berjuang meniti karier dari bawah hingga akhirnya menduduki salah satu posisi penting di Kapal Pesiar.

" Singkat cerita setelah lulus SMA saya berencana untuk lanjut kuliah di IPDN, tapi dulu saya cobanya di kampus Bandung. Pada saat saya mau mengikuti ujian terakhir di IPDN, saat itu orangtua saya meninggal, bapak saya meninggal. Semuanya sudah berubah, sudah tidak sesuai rencana lagi," papar Vincent pada Youtube channelnya dikutip dari Merdeka.com, Sabtu 30 April 2022.
Saat di Universitas Gadjah Mada angkatan tahun 2011, ia mengaku sangat senang berorganisasi. Ia ikut banyak sekali organisasi tapi tidak pernah ketinggalan akademik.

Akhirnya, pria asal Nias ini lantas melamar di Kapal Pesiar. Namun, dia juga harus mengalami kegagalan berkali-kali hingga akhirnya diterima di salah satu perusahaan Kapal Pesiar.
" Saya lulus dari UGM, saya langsung melamar di Kapal Pesiar. Dulu ada salah satu Kapal Pesiar, saya mencoba untuk melamar berkali-kali dan tidak pernah ada panggilan," ungkapnya.
Di perusahaan tempatnya bekerja saat ini, dia pertama kali bekerja di Kapal Pesiar menjadi Laundry person di ruang mesin. Tepatnya d bawah level air yang ada di Kapal Pesiar. Jadi dirinya dituntut mengoperasikan robot yang ada di Kapal Pesiar.
" Ketika saya di UGM saat itu, saya bergaul dengan banyak sekali orang. Bisa dikatakan bahwa posisi saya di organisasi sebagai Presiden Mahasiswa. Jadi ketika saya bekerja di Kapal Pesiar sebagai posisi paling bawah, kena mental man. Beneran kena mental. Tapi di sisi lain kita harus berpikir bahwa tidak ada orang yang tiba-tiba langsung jadi manager," tegasnya.

Vincent sudah melalui banyak sekali posisi yang ada di Kapal Pesiar. Dia pernah bekerja di finance, personal, human resource dan masih banyak lagi.
" Jadi saya bekerja di kapal pesiar di bagian administrasi atau di bagian kantor. Kalau misalnya di Indonesia kalian menyebutnya itu seperti HRD lah," ungkapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya