Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Belakangan Ini, WhatsApp Menggegerkan Masyarakat Di Indonesia.
Dream – Belakangan ini, aplikasi perpesanan singkat, WhatsApp, meresahkan masyarakat. Mereka cemas terhadap konten berbau pornografi di aplikasi instan ini.
Ya, konten itu berupa gambar bergerak (Graphics Interchange Format/GIF) yang bisa diakses lewat emoticon di WhatsApp, baik untuk pengguna iPhone, Android, maupun desktop.
Berdasarkan penelusuran Dream, konten syur ini tersembunyi di balik kolom `search`. Jika pengguna menginginkan konten itu, pengguna bisa langsung mengetikkan kata, lalu keluarlah gambar GIF yang diinginkan.
Kekhawatiran ini turut dirasakan oleh pengguna WhatsApp bernama Yeni. Dia mengatakan anak-anak bisa mengakses konten pornografi lewat aplikasi ini.
" Khawatir banget. Anak-anak-anak jadi mudah explore tentang pornografi,” kata Yeni ketika dihubungi Dream di Jakarta, Senin 6 November 2017.
Terlebih, kata dia, WhatsApp tidak ada menyediakan fitur History di kolom search. “ Nggak kayak kita explore dari Google, bisa lihat history-nya,” kata Yeni.
Dia pun meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menghapus gambar-gambar berbau pornografi ini.
" Email ke Kominfo, (lalu) kasih 1 bintang untuk WhatsApp (terkait gambar pornografi)," kata dia.
Bahkan, ada juga pesan berantai yang meminta orangtua memberikan penilaian rendah terhadap WhatsApp terkait konten pornografi di sini. Ajakan untuk memberi bintang satu juga disampaikan. Ada pula tutorial testimoni agar WhatsApp menurunkan GIF itu.
" Kita kasih bintang satu ke Whatsapp," ujarnya.
KPAI Panggil WhatsApp
Kekhawatiran serupa juga dirasakan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Komisi ini prihatin dengan konten GIF pornografi yang terdapat di WhatsApp.
“ Konten-konten itu dapat dengan mudah diakses oleh siapapun pemegang android maupun iPhone, tidak terkecuali anak-anak yang di era saat ini sudah banyak menggunakan android maupun iPhone,” kata Ketua KPAI, Susanto, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream.
Susanto mengatakan pembiaran anak-anak dekat dan dapat mengakses pornografi dengan mudah adalah bentuk pelanggaran terhadap UU no. 35/2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang no. 23/2002 tentang Perlindungan Anak.
KPAI akan mengundang manajemen WhatsApp untuk membahas konten pornografi dalam memberikan perlindungan terhadap anak.
“ Berharap WA dan media sosial lain memiliki sistem proteksi internal yang maksimal agar anak dapat dijauhkan dari segala konten yang memuat kejahatan pornografi,” kata dia.
KPAI akan terus menguatkan sinergi dengan berbagai pihak terkait termasuk masyarakat untuk melakukan berbagai tindakan dan kegiatan baik yang bersifat preventif, maupun penanganan terkait dengan penghapusan konten-konten yang memuat pornografi.
“ KPAI meminta agar Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menguatkan pengawasan dan sistem keamanan media sosial dalam upaya pemberantasan konten yang mengandung muatan pornografi,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya