Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ekonomi RI Kuartal I-2018 Tumbuh 5,06%, Jawa Masih Dominan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 7 Mei 2018 15:15
Ekonomi RI Kuartal I-2018 Tumbuh 5,06%, Jawa Masih Dominan
Pertumbuhan ini lebih tinggi daripada kuartal I 2017.

Dream – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,06 persen pada kuartal I 2018. Angka tersebut naik dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama yakni 2017 tumbuh 5,01 persen.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, industri pengolahan menjadi menyumbang tertinggi perekonomian Indonesia pada tiga bulan pertama 2018.

“ Yang paling tinggi itu industri pengolahan 0,97 persen, konstruksi 0,72 persen, perdagangan 0,66 persen, infokom (informasi dan komunikasi) 0,44 persen dan lainnya 2,27 persen," kata Suharyanto saat jumpa pers di kantor BPS, Jakarta, Senin 7 Mei 2018.

Di industri olahan non migas, pengolahan makanan dan minuman serta industri mesin dan perlengkapan tumbuh lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

" Industri makanan dan minuman ini tumbuh 12,70 persen dan industri mesin dan perlengkapan 14,98 persen,” kata Suharyanto.

Sementara, industri olahan migas yakni batubara dan pengilangan migas tumbuh kecil hanya sebesar 0,13 persen. Angka tersebut mengalami penurunan dibanding periode yang sama pada tahun 2017 yakni 0,18 persen.

Suhariyanto melanjutkan, beberapa usaha juga mengalami pertumbuhan di kuartal I 2018 perbandingan dengan tahun 2017 di periode yang sama yakni bidang usaha informasi dan komunikasi 8,69 persen, transportasi dan pergudangan 8,59 persen serta jasa lainnya 8,42 persen.

Sementara untuk perbandingan di kuartal I 2018 dan kuartal IV 2018, bidang usaha pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh 16,36 persen jasa keuangan dan asuransi 2,43 persen dan jasa lain 1,37 persen.

" Bidang pertanian tumbuh karena masuk pada musim panen," kata Suharyanto.

Pulau Jawa masih menjadi pengumbang terbesar perekonomian Indonesia dengan kontribusi hingga lebih dari separuhnya, atau 58,67 persen. Disusul Pulau Sumatera 21,54 persen, Kalimantan 8,24 persen, Sulawesi 6,02 persen, Bali dan Nusa Tenggara 3,03 persen, Maluku dan Papua 2,50 persen.

" Mudah-mudahan di triwulan berikutnya kita harapkan perekonomian Indonesia terus tumbuh," kata dia.

(Sah)

 

Beri Komentar