Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Microsoft Tambah Jatah Libur Weekend Pegawai Sehari, Hasilnya Mengejutkan (Foto: Shutterstock)
Dream - Perusahaan teknologi raksasa dunia, Microsoft membuat terobosan untuk memacu produktivitas pegawai. Bukannya menambah jam kerja, perusahaan malah memperpanjang hari libur.
Aturan ini dicoba di cabang Microsoft di Jepang, negara yang dianggap menghadapi masalah keseimbangan hidup dan kerja. Caranya, pegawai mendapat tambahan libur akhir pekan satu hari.
Meski jam kerja pegawai berkurang 20 persen, produktivitas pegawai malah bertambah 39,9 persen.
Microsoft memberlakukan kebijakan libur di hari Jumat kepada 2.300 pegawainya selama program Work-Life Choice Challenger Summer 2019.
Selama program ini berlangsung, para pegawai tetap mendapat tunjangan dan gaji sesuai penghasilan mereka saat hari kerja normal.
Tak hanya produktivitas yang naik, jumlah pegawai yang membolos juga turun 25,4 persen. Sementara penggunaan listrik berkurang drastis 23,1 persen.
Jepang diketahui menjadi negara dengan tingkat kepuasan kerja terendah di dunia.
Salah satu alasan meningkatkan produktivitas pegawai adalah banyak pegawai menyadari jika mereka selama ini kekurangan waktu untuk bekerja karena terlalu banyak rapat.
Alhasil mereka memangkas masalah keduanya, mempersingkat atau melakukan rapat online daripada tatap muka.
Hasil ini mungkin mengejutkan karena 92,1 persen pegawai merasa puas dengan sistem kerja empat hari. Dan Microsoft mempertimbangkan untuk melakukan program ini pada musim panas mendatang.
Mereka juga mengatakan akan mengkaji aturan serupa pada waktu yang berbeda.
Ide untuk membuat kebijakan libur tiga hari sebetulnay bukan hal yang baru. Pada September lalu, pejabat Inggris John McDonnel pernah berjanji akan memangkas rata-rata jam kerja pegawai menjadi empat hari tanpa kehilangan hak gajinya.
" Kita harus hidup untuk bekerja, bikan bekerja untuk hidup. Rakyat di negara kita memiliki jam kerja terpanjang di Eropa" katanya.
(Sah, Sumber: metro.co.uk )
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam