Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Mau Bersaing di ASEAN, Bank Bermodal Cekak Didorong Merger

Reporter : Ramdania
Rabu, 10 September 2014 07:02
Mau Bersaing di ASEAN, Bank Bermodal Cekak Didorong Merger
Merger bank bermodal di bawah Rp 1 triliun harus ditempuh karena Indonesia akan segera memasuki era persaingan bebas negara ASEAN.

Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bank-bank dengan modal kurang dari Rp 1 triliun melakukan konsolidasi atau merger. Langkah ini harus ditempuh agar perusahaan bisa meningkatkan daya saingnya di industri keuangan.

" Mereka kan, yang belum Rp 1 triliun, konsolidasi atau merger gitu yang kecil-kecil lah," ujar Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Gandjar Mustika saat ditemui di Jakarta, Selasa, 9 September 2014.

Menurut Gandjar, penguatan daya saing sangat dibutuhkan agar perbankan nasional tidak kalah dengan perbankan negara tetangga. Apalagi Indonesia akan segera menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2020.

" Kalau mereka tidak ingin tertinggal ya begitu (merger)," ungkapnya.

Imbauan merger dari OJK ini hanya ditujukan kepada bank-bank umum nasional. Pemberlakuan aturan tersebut tak diwajibkan untuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang memang dirancang untuk menjalankan tugas khusus yaitu membantu masyarakat desa.

Untuk BPD, OJK menyarankan agar para pelaku usaha meningkatkan kualitas banknya diantaranya lewat pendirian BPD Regional Champion dengan kriteria-kriteria tertentu.

" Gambarannya, parameter-paramaternya. Ada mengenai kredit produktif, UMKM, pangsa pasar, LDR," tandasnya.

Beri Komentar