Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Geliat laju penguatan indeks bursa saham Indonesia mulai sedikit terganggu. Meski dibuka dengan penguatan tipis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai merespon sentimen-sentimen negatif yang datang dari kawasan regional dan global.
Tersendatnya laju penguatan indeks juga dipicu aksi jual pemodal asing yang mencatatkan nilai Rp 15 miliar.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 9 September 2014, IHSG dibuka menguat tipis 2,5 poin (0,05%) ke level 5.249,08. Meski tersendat, indeks masih terus melanjutkan penguatannya di sesi pembukaan dengan menguat 3,8 poin (0,07%).
Kenaikan tipis IHSG kali ini ditopang oleh kenaikan harga saham dari 81 emiten sementara 32 lainnya masih bergerak di zona merah. Sebanyak 133,89 juta telah ditransaksikan pelaku pasar dengan nilai mencapai Rp 162,1 miliar.
Minimnya sokongan sentimen positif pasar terbukti membawa IHSG merosot ke zona merah. Hingga 30 menit waktu perdagangan, IHSG telah melemah 0,18% ke level 5.236,83.
Kondisi serupa dialami Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang dibuka menguat 172,24. Indeks ISSI saat ini telah terpangkas 0,63 poin (0,36%) ke level 171,49.
Sebanyak 45 emiten syariah bergerak di zona hijau sementara 91 lainnya menyeret indeks ISSI ke zona merah. Transaksi perdagangan saham melibatkan 5,84 miliar efek syariah dengan nilai Rp 611,08 miliar.
Nasib kurang baik juga dialami emiten bluechips syariah yang bergerak melemah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang dibuka menguat ke level 708,38, kini telah terkoreksi 3,08 poin (0,43%) ke level 704,89.
Indeks JII didominasi oleh saham-saham bluechips yang bergerak melemah sebanyak 20 emiten. Tercatat hanya 6 emiten bluechips yang masih sanggup bertahan di zona hijau.
" Dengan kondisi bursa regional yang pagi ini relatif flat setelah indeks Dow Jones Industrial semalam terkoreksi tipis 25,94 poin (0,15%) sehingga ditutup pada level 17.111,42, pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan hanya akan bergerak bervariasi pada kisaran yang cukup lebar," kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo.
Menurut Satrio, gap di kisaran 5224 - 5241 akan menjadi suport untuk pergerakan hari ini, sedangkan resisten di level 5262 akan menjadi resisten. " Hanya penutupan dibawah 5224 yang akan menjadi signal negatif untuk pergerakan IHSG selanjutnya," katanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya