Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Sebuah perusahaan smartphone yang didirikan oleh mantan CEO Apple John Sculley sedang bersiap untuk meramaikan pasar Timur Tengah, dengan berbagai produk barunya.
Obi Mobiles merupakan karya perusahaan venture Sculley di bidang TI (Teknologi Informasi), Inflexionpoint. Perusahaan itu akan meluncurkan smartphone andalan mereka, Obi, yang berbasis sistem operasi terbaru Android, Kit Kat. Obi didukung oleh prosesor multi-core, termasuk opsi octa-core dan memiliki kemampuan dual-sim.
John Sculley, pendiri dan managing partner di Inflexionpoint, seperti dikutip dari Arabian Business, Senin, 8 September 2014, mengatakan: " Visi kami menggunakan keberhasilan Obi di setiap pasar baru untuk membangun brand di dunia internasional, terutama untuk smartphone yang kaya fitur dan trendi" .
Obi diluncurkan di India dan mendapat respon positif dari masyarakat. Keberhasilan di India dijadikan sebagai blueprint ekspansi Obi.
" Dan sekarang kami memperluas strategi kami membangun merek dan pemasaran perangkat mobil yang efektif di wilayah lain," kata Sculley.
Ditambahkan Sculley, wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) merupakan pasar besar bagi smartphone baru, terutama untuk segmen menengah dan bawah. Konsumen saat ini menginginkan smartphone terbaik dengan fitur yang kaya namun dengan harga yang terjangkau, tanpa mengorbankan kualitas.
Dan sekarang muncul tren yakni pengguna feature phone mulai beralih ke smartphone.
" Analisis kami memperlihatkan, konsumen saat ini cenderung untuk beralih merek selama mereka memiliki dana yang cukup. Obi diposisikan secara unik untuk memanfaatkan semua perubahan dinamika pasar tersebut," jelas Sculley.
Sculley merupakan seorang pengusaha dan investor di bidang startups teknologi tinggi. Dia mantna Wakil Presiden dan Presiden PepsiCo, hingga ia menjadi CEO Apple pada tahun 1983. Dia memegang posisi tersebut sampai 1993 dan, di bawah manajemennya, penjualan tahunan di Apple meningkat dari US$ 800 juta menjadi US$ 8 miliar. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya