Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Setuju atau tidak, perbincangan calon pengantin mengenai kondisi finansial satu sama lain merupakan hal paling krusial untuk menuju kebahagiaan dalam perkawinan. Sayangnya, banyak pasangan belum menaruh perhatiannya pada urusan ini.
Padahal, pasangan yang akan menikah harus mengantisipasi perihal pilihan finansial yang bisa jadi sumber masalah dalam pertengkaran rumah tangga.
Pada dasarnya, terdapat tiga pertanyaan mutlak yang harus didiskusikan dengan pasangan sebelum menikah. Tapi ingat, ketiga hal yang akan kita bahas ini tentu saja harus dibicarakan dalam suasana yang demokratis.
Mengutip laman time.com, berikut tiga pertanyaan yang harus dijawab calon pengantin:
Bagaimana Caramu Menggunakan Uang?
Jelas tidak ada jawaban yang benar atau salah terkait pertanyaan ini. Urusan bagaimana Anda akan menggunakan uang memang sepenuhnya persoalan pilihan. Namun, keputusan untuk menjawab pertanyaan ini akan jadi bagian penting ketika sudah berumah tangga. Jadi, pastikan jawaban Anda dan pasangan akan membuat hidup kalian lebih mudah.
Bagaimana Pendapatmu mengenai Utang?
Berurusan dengan hutang tidak jarang menjebloskan pasangan pernikahan ke dalam situasi sulit. Di satu sisi anda bisa memandang bahwa hutang akan membantu keluarga, namun tidak jarang ia justru membawa Anda pada bencana. Tapi, Anda tidak perlu takut. Inti dari pertanyaan ini adalah mengenai tanggung jawab.
Bagaimana Pendapatmu tentang Menabung?
Bagi sebagian orang, menabung layaknya sebuah selimut penyelamat. Kegunaannya akan sangat terasa bermanfaat tapi melakukannya kadang membuat kita harus membatasi keinginan-keinginan yang muncul.
Mendiskusikan urusan finansial kadang kala bisa sangat menyentuh dan tak jarang pula bermanfaat untuk saling menguatkan. Namun, hal tersebut adalah langkah awal untuk bekerja sama dan saling menghargai, sehingga kehidupan finansial yang sehat akan tercipta.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya