Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Jokowi-JK Dan SBY (sumber: Bareksa.com)
Dream - Berbagai parameter utama ekonomi merosot di awal masa pemerintahan Jokowi-JK. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun ambrol empat hari berturut-turut, sejak Senin lalu 27 April 2015. Total penurunan mencapai 6,4 persen. Benarkah kinerja ekonomi pemerintahan ini lebih buruk dari rezim SBY yang digantikannya? Analis Bareksa mencoba menelusurinya.
Setelah Jokowi-JK terpilih, sejumlah indikator konsumsi memang menunjukkan laju permintaan yang melemah. Sepanjang Januari-Maret 2015, volume penjualan sepeda motor melorot 19 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya; menurut data asosiasi. Begitu pula dengan mobil dan semen, yang masing-masing anjlok 14 persen dan 3 persen.
Sementara itu, saat SBY memulai pemerintahannya, pada kuartal pertama 2005 daya beli masyarakat justru sedang menanjak naik. Tingkat konsumsi domestik baru jebol di kuartal pertama 2006 setelah SBY menaikkan harga BBM bersubsidi dua kali berturut-turut, yakni pada 1 Maret 2005 dan 1 Oktober 2005. Pada Januari-Maret 2006, volume penjualan sepeda motor dan semen anjlok 24 persen dan 4 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Bahkan, ketika itu penjualan mobil ambrol sampai 45 persen.
Mau tahu lebih dalam? Klik di sini
Sumber: Bareksa.com
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan