Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kamu Sudah Yakin Akan Resign?
Dream – Saat sedang mempertimbangkan untuk resign, kamu pasti aktif mencari lowongan kerja di waktu luang. Beberapa lowongan kerja yang memikat perhatianmu pasti akan langsung kamu simpan.
Setelah mendapatkan calon kantor baru, apakah kamu harus benar-benar berhenti dari kantor lama?
Sebauh saran dari Jobstreet justru menganjurkan kamu jangan melakukan itu sebelum memikirkan semuanya.
Dilansir dari keterangan tertulis Jobstreet, Rabu 1 Agustus 2018, ada tiga hal yang harus dipikirkan sebelum memutuskan untuk mengucapkan “ Sayonara” ke perusahaan lama.
Jangan sampai kamu salah langkah dan menyesal di kemudian hari.
© Dream
Untuk memulai, kamu harus melihat apakah keadaan saat ini untuk membuat keputusan yang tepat. Tanyakan pada diri sendiri apa alasan di balik kebutuhanmu untuk berganti karier. Apakah pekerjaan menjadi stagnan? Apakah kamu merasa terjebak dan kehabisan cara untuk membuat diri lebih maju dari saat ini?
Mungkin kamu ingin membicarakan hal ini dengan bos untuk mendiskusikan pilihan yang kamu mau. Menyuarakan kekhawatiran kepada orang-orang yang dapat membantu harus menjadi rencana tindakan pertamamu.
Tetapi bagaimana jika ketakutan itu benar? Bagaimana jika tidak ada ruang lagi untuk maju di pekerjaan kamu saat ini? Ini bisa menjadi permasalahan untuk karyawan dengan masa kerja yang lama.
Jika itu masalahnya, saat ini adalah waktu yang sangat tepat bagi kamu untuk mencari pekerjaan baru. Setelah semua, mencari peluang dan pengalaman baru adalah apa yang dibutuhkan karyawan untuk menjaga keterampilan mereka diperbarui dan segar.
Kamu juga perlu melihat situasi perusahaan sebelum memutuskan untuk resign. Hal-hal seperti, apakah kamu sedang mengerjakan proyek besar untuk perusahaan? Mungkin tidak bijaksana untuk pindah sekarang. Pertanyaan lain yang perlu dipikirkan adalah tingkat aktivitas yang saat ini dialami oleh bos kamu.
Setiap perusahaan memiliki saat sibuk dan santai, dan kamu perlu mengetahui hal-hal ini untuk memastikan waktumu tepat. Taruhan terbaik kamu adalah pergi setelah menyelesaikan proyek yang sukses.
Biasanya ada sedikit downtime di antara proyek-proyek besar sehingga kamu akan bebas untuk melakukan kegiatan mencari lowongan kerja, ditambah akan datang tawaran dari tempat yang baik, dan yang lebih penting kamu dapat menggunakan pencapaian ini untuk meningkatkan resume.
© Dream
Faktor berikutnya yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk berganti pekerjaan adalah kebutuhan pribadi. Pikirkan kamu berada dalam kehidupan sekarang dan putuskan apakah diri sendiri memiliki sumber daya untuk membuat langkah besar. Apakah ada kebutuhan yang tidak bisa diganggu sekarang, seperti kehamilan atau kematian dalam keluarga?
Mungkin tidak bijaksana untuk mengubah karier sekarang. Tidak perlu ada stres tambahan untuk masalah kehidupan. Belajar fokus pada satu hal besar terlebih dahulu sebelum menangani hal lain.
Mengambil pekerjaan baru sebelum liburan bukan merupakan hal yang baik juga. Akan lebih baik jika kamu berlibur sebelum resign. Ini akan membantu jika kamu memulai pekerjaan baru dengan pikiran yang fresh.
Terakhir, keadaan finansialmu juga akan menentukan apakah ini waktu yang tepat untuk resign. Merupakan suatu kondisi ideal jika kamu mempunyai banyak tawaran pekerjaan.
Bagaimana jika tidak ada tawaran sama sekali? Bisakah kamu hidup dari uang tabungan selama kamu menganggur? Ini adalah pertimbangan moneter yang harus dipikirkan sebelum memutuskan keluar dari kantor.
© Dream
Pada akhirnya kamu perlu mengetahui situasi pasar kerja saat ini dari industri yang akan kamu lamar sebelum berganti karier. Ikuti berita atau laporan Departemen Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan untuk membantumu melihat apa yang ada di luar sana. Ini pasti akan membantu untuk memutuskan apakah tepat untuk berganti kerja sekarang atau lebih baik jika menunggu sampai waktunya tepat.
Jika suasana pasar kerja menguntungkan bagi pekerjaan, cobalah mencari perusahaan yang sedang dalam proses menyerahkan tahun fiskal baru. Inilah saat perusahaan meluncurkan proyek baru dan pada gilirannya menghasilkan banyak lowongan pekerjaan yang menunggu untuk diisi. Lihatlah berita industri dan networking kamu sendiri untuk mengetahui kapan hal ini terjadi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya