Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kuku Wanita Sedang Dihias. (Foto: Shutterstock)
Dream – Bisnis salon kuku semakin bertebaran di Amerika Serikat. Menariknya, tak sedikit salon ini dijalankan oleh imigran Vietnam. Mengapa imigran Vietnam begitu dominan dalam bisnis salon kuku di AS, karena bisnis keluarga ataukah ada sesuatu yang lain?
Dikutip dari Next Shark, Kamis 21 Maret 2019, salon kuku di Negeri Paman Sam ini merupakan prakarsa seorang aktris Hollywood dan 20 orang pengungsi. Semua bermula dari perang di Vietnam.
Aktris cantik itu bernama Tippi Hedren. Kepada BBC News, Hedren mengunjungi kamp pengungsian imigran Vietnam sekitar 40 tahun yang lalu. “ Kami berusaha mencarikan pekerjaan untuk mereka,” kata dia.
Hedren membawa penjahit dan juru ketik kepada para imigran agar bisa berlatih. Tapi, ada satu bagian tubuh yang menarik perhatian 20 wanita imigran di Hope Village—nama kamp pengungsian di AS. Bagian tubuh itu adalah kuku.
“ Mereka menyukai kuku saya,” kata dia.
Hedren mengatakan, puluhan wanita itu ingin berhasil di AS. Dia segera mencetuskan ide untuk membuat bisnis manikur.
Hedren merekrut sekolah kecantikan setempat untuk mendidik para pengungsi. Setelah lulus, dia memastikan semua wanita menemukan pekerjaan di seluruh California Selatan, Amerika Serikat.
“ Saya sangat mencintai wanita-wanita ini sehingga menginginkan sesuatu yang baik terjadi bagi mereka setelah kehilangan segalanya,” kata dia.
Hedren mengatakan para pengungsi kehilangan rumah, pekerjaan, bahkan teman-temannya. “ Mereka bahkan kehilangan negaranya sendiri,” kata dia.
Dia mengatakan, bisnis salon kuku ini didominasi orang-orang Vietnam di AS. Dikatakan bahwa ini merupakan buah ide Hedren untuk membantu para wanita Vietnam.
Kini, bisnis salon kuku di AS senilai US$8 juta (Rp113,46 miliar). “ Ada harapan dalam sebuah gagasan bahwa saya bisa membantu para wanita yang luar biasa ini,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya