6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai perlunya reformasi struktural, khususnya reformasi di sektor manufaktur dan infrastruktur. Program tersebut diperlukan untuk mengatasi masalah defisit transaksi berjalan (current account deficit) yang masih menghantui Indonesia.
Menurut Bambang, Indonesia perlu merevitalisasi sektor manufaktur menjadi setidaknya 30 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), dari yang saat ini berada pada kisaran 22-23 persen dari PDB.
“ Jadi Indonesia perlu melakukan reindustrialisasi,” ungkap Bambang seperti dikutip dari laman kemenkeu.go.id, Sabtu, 28 Maret 2015.
Sementara itu, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia, lanjut Bambang, pemerintah juga akan mendorong partisipasi swasta, baik dengan pembiayaan infrastruktur oleh pihak swasta sepenuhnya maupun melalui skema kerja sama pemerintah-swasta (public private partnership). Hal ini mengingat, percepatan pembangunan infrastruktur sulit tercapai jika hanya mengandalkan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“ Di sektor infrastruktur, tidak hanya APBN yang akan dikerahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, yang lebih penting adalah kami ingin mengundang lebih banyak lagi partisipasi swasta, baik melalui investasi swasta sepenuhnya pada infrastruktur, maupun public-private partnership,” tambahnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
