Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menko Perekonomian Darmin Nasution
Dream - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan paket besar kebijakan ekonomi yang baru diterbitkan pemerintah belum bisa dilihat hasilnya dalam waktu singkat.
Paket kebijakan ini juga bukan dibuat secara khusus untuk mencegah kurs rupiah terhadap dolar Amerika yang tak kunjung menguat.
" Memang ada hubungannya dengan kurs, tapi tidak langsung. Karena yang langsung hubungannya dengan kurs adalah intervensi Bank Indonesia (BI)," kata Darmin Nasution di Jakarta, Jumat 18 September 2015.
Mantan Gubernur BI itu menambahkan, kehadiran paket kebijakan ekonomi ditujukan untuk menggairahkan kegiatan ekonomi terutama investasi dan ekspor.
Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah sebetulnya memprioritaskan perhatian pada empat hal. " Pertama itu ekspor, karena kegiatan itu yang bisa langsung menghasilkan devisa," tutur Darmin.
Kemudian, pemerintah juga akan mengutamakan kegiatan yang mampu menarik investasi, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Selain itu, paket kebijakan ekonomi juga mendorong belanja pemerintah terutama belanja modal, serta menjaga stabilitas.
" Kebijakan ini bukan jalan pintas yang langsung keluar solusinya. Ini adalah jalan untuk membangun ekspektasi," pungkas Darmin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya