Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dengan susah payah bursa saham syariah menutup perdagangan jelang akhir pekan di zona hijau. Munculnya aksi beli di menit akhir perdagangan menyelamatkan dua indeks acuan saham syariah.
Sayangnya aksi penguatan ini tak merambat ke pasar keuangan. Meski sempat menguat, kurs rupiah sore ini justru bertengger di level 14.499 per dollar AS.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 18 September 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,201 poin (0,14%) ke level 139,707.
Indeks saham bluechips syariah juga hanya naik tipis. Menguat 0,412 poin (0,07%), Jakarta Islamic Index (JII) bertengger di level 584,843.
Dua indeks acuan saham syariah ini sebetulnya menguat signifikan di awal perdagangan. ISSI bahkan sempat menyentuh level 140,882 sebelum jatuh ke level terendah 138,735.
Laju fluktuatif juga melanda indeks saham bluechips syariah, JII. Menyentuh level tertinggi di 591,112, indeks JII justru terus turun sebelum menyentuh level terendah di 579,154.
Transaksi perdagangan saham syariah kali ini relatif ramai dengan 50,29 miliar saham berpindahtangan. Dana investor senilai Rp 3,98 triliun berputar di lantai bursa.
Saham-saham bluechips syariah penghuni top gainer JII kali ini dihuni LPPF yang naik Rp 550, SILO Rp 475, ITMG Rp 350, PGAS Rp 130, dan JSMR Rp 105 per saham.
Sebaliknya, dua emiten kelompok Astra memimpin laju saham-saham bluechips syariah. UNTR dan ASII menjadi top losser usai melemah Rp 275 dan Rp 125 per saham. Top losser lainnya adalah INTP yang turun Rp 200, INDF rp 125, dan ICBP Rp 100 per saham.
Tak hanya indeks saham syariah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga diselamatkan investor jelang penutupan perdagangan.
Sempat menyentuh level tertinggi 4.414,457, IHSG ditutup menguat tipis 1,935 poin (0,04%) ke level 4.380,320.
Lantai bursa sore ini berhasil menghimpun dana investor hingga Rp 5,9 triliun dengan posisi nett sell asing Rp 464 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya