Dolar AS Menjadi Buah Bibir Masyarakat Belakangan Ini. (Foto: Shutterstock)
Dream – Penguatan dolar AS menjadi perhatian belakangan ini. Banyak pihak cemas situasi ini bisa mengganggu perekonomian nasional.
Industri otomotif pun turut mewaspadai apresiasi dolar AS. Salah satu produsen yang telah menyiapkan antisispasi dampak jangka panjang akibat situasi ini adalah Toyota.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Edward Otto Kanter, mengatakan, penguatan dolar terhadap rupiah untuk jangka pendek belum bisa dirasakan secara langsung.
Tapi, untuk jangka menengah dan panjang, Edward mengatakan pihaknya memikirkan keseluruhan secara detail. “ Paling berpengaruh? Ya, 15 persen itu tadi (bahan baku impor),” kata Edward, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 7 September 2018.
Untuk menyiasati pelemahan rupiah, dia berkata, Toyota mencoba melakukan efisiensi aktivitas produksi. Sebab, nilai tukar dolar ini cukup berpengaruh terhadap biaya produksi.
“ Kalau material impor, ya, naik dong. Di-cover sama aktivitas tadi. Dengan lebih mudah kerja, berarti lebih cepat kerjanya kalau di operasi. Kami mencobga teknologi ramah lingkungan sekaligus lebih efisien energinya,” kata dia.
Menurut Edward, Toyota juga mensubstitusi bahan baku produksi impor dengan produk lokal. Contohnya, baja. “ Kami mengembangkan steel dengan PT Krakatau Steel. Jadi, bisa dipakai (untuk produksi),” kata dia.
Sementara itu, Suzuki cenderung menahan harga sepeda motornya. Marketing 2W Section Head Suzuki Indonesia Sales, Banggas F. S. Pardede, mengatakan, pelemahan rupiah ini bisa berpengaruh terhadap penjualan sepeda motornya.
“ Pasti ada pengaruhnya, sekira 1-2 persen,” kata Banggar di Jakarta.
Meskipun dolar AS berpotensi mengusik penjualan, dia berkata pihaknya belum melakukan koreksi harga jual dalam waktu dekat.
“ Kami belum berencana untuk menaikkan harga sampai akhir tahun ini,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari, Septian Pamungkas)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak