Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Jusuf Hamka Ikut Tinjau PPKM Darurat (Foto: Instagram @jusufhamka)
Dream - Di balik lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, muncul harappan terbangunnya sifat saling tolong menolong di antara sesama. Kebijakan PPKM Darurat di Jawa-Bali dan beberapa Kabupaten/Kota lainnya, mendorong pengusaha jalan tol Jusuf Hamka untuk turun mengulurkan tangan.
Jusuf Hamka ikut meninjau pedagang yang terkena dampak penerapan PPKM Darurat bersama Wali Kota Jakarta Pusat Dhani Sukma, Camat Johar Baru Nurhelmi Savitri.
Dalam akun Instagram @Jusufhamka, ia terlihat menyusuri jalan dengan berjalanan kaki bersama Dhani SUkma dan Nurhelmi Savitri. Jusuf tiba-tiba berhenti menghemapiri seorang pedagang nasi gorang yang terlihat masih berjualan.
Jusuf langsung menanyakan berapa jumlah total dagangan yang dibawanya hari itu jika akan diborong.
" Pak, nasi segitu banyak bisa berapa porsi? Sehari kira-kira bisa jual berapa porsi kalau nasi goreng, bihun goreng atau ini?," tanya Jusuf.
" Kalau habis bisa 30, ya kira-kira 30 kali Rp13 ribu," jawabnya.
" Oke, berarti 30 kali Rp13 ribu jadi Rp390.000. Saya borong semuanya ya. Bikinin yang enak ya buat warga yang isoman di sini, (nanti diambil) teman-teman Satpol PP (nasi gorengnya)," pinta Jusuf.
Tak sedikit pedagang yang sempat takut melihat rombongan Satpol PP. Hal itu pun disampaikan kepada Jusuf.
" Kalau sudah habis, pulang ya," pesan Wali Kota Jakarta Pusat Dhani Sukma.
" Matur nuhun pak, tadi saya takut duluan," jawab si pedagang, yang sontak membuat Jusuf tertawa geli.
Aksi borong dagangan penjual tersebut diakuinya merupakan ide bersama dengan Wali Kota Jakpus Dhani Sukma dan Camat Johar Baru, supaya para pedagang mau mengikuti aturan tutup jam 8 malam.

Setelah semua dagangan diborong, para anggota Satpol PP bertugas mengambil dan membagikan nasi goreng bungkus tersebut ke warga yang sedang menjalani isolasi mandiri dan para kaum dhuafa serta termarjinalkan.
" Ini dibeli semua sama pak Wali Kota ya dan Jusuf Hamka, jadi kamu harus pulang. Dukung program pemerintah jam 8 sudah pulang. Supaya kamu enggak dirugikan, kita beli tolong dibikinin yang higienis ya. Nanti dibawa teman-teman Satpol PP. Jangan kasih cabai ya, biar enggak mules lagi kondisi gini," papar Jusuf.
" Nanti makanannya dikumpulkan di kecamatan lalu dibagi ke teman-teman isoman dan yang termarjinalkan. Semoga ini bisa diadopsi oleh yang lain. Dan ini adalah ide dari pak Dhani Sukma," imbuhnya.

Setelah berkeliling meninjau pedagang, Jusuf menerima teguran serta ocehan dari seorang warga pemilik komidi putar. Dia terlihat gelisah ketika rombongan petugas mendatanginya.
Lantas Jusuf berusaha menenangkan dan memberi uang pengganti kepadanya untuk menutup usahanya sementara wartu.
" Bapak tenang, jangan emosi dulu. Kan biasanya dapat Rp150, ini saya gantiin Rp400 ribu untuk tutup dulu kalau bisa sampai besok. Kalau enggak ya udah, enggak apa-apa. Yang penting bapak mendukung PPKM. Ini, rezeki anak sholeh dari pak Wali. Barokah, panjang umur," ujar Jusuf.
Mengingat waktu sudah malam, Jusuf dan rombongan pun pulang. Sebelum itu, ia pun memberikan pesan menohok bagi sesama pengusaha untuk ikut mengurulkan tangan bagi UMKM.
" Semoga UMKM tetap hidup. Jadi saya imbau pada teman-teman pengusaha yang mampu, ayo mari kita bantu saudara-saudara kita. Kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi," kata Jusuf bersemangat.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam