Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Jumlah Orang Indonesia Naik Karena Pandemi Covid-19. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pandemi Covid-19 membuat jumlah orang miskin bertambah di Indonesia. Jumlah orang miskin di Indonesia tercatat sebanyak 0,36 persen atau 1,12 juta orang pada Maret 2021 jika dibandingkan dengan Maret 2020.
Tercatat, jumlah orang miskin di Indonesia pada Maret 2021 sebanyak 27,54 juta orang.
Dikutip dari data Badan Pusat Statistik, Jumat 16 Juli 2021, berdasarkan tempat tinggal pada periode September 2020-Maret 2021, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 138,1 ribu orang dari 12,04 juta orang menjadi 12,18 juta orang. Angka persentasenya naik dari 7,88 persen menjadi 7,89 persen.
Kondisi ini berbalik dengan pedesaan. Jumlah orang miskin di desa turun 145 ribu orang dari 15,51 juta orang pada September 2020 menjadi 15,37 juta orang pada Maret 2021. Angka persentasenya pun turun dari 13,2 persen menjadi 13,1 persen.
BPS mencatat ada enam faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan pada periode September 2020-Maret 2021. Berikut ini rinciannya.
1. Pandemi Covid-19 yang berkelanjutan berdampak pada perubahan perilaku serta aktivitas ekonomi penduduk sehingga mempengaruhi angka kemiskinan;
2. Ekonomi Indonesia triwulan I-2021 terhadap triwulan I-2020 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,74 persen (y-on-y);
3. Pengeluaran konsumsi rumah tangga pada triwulan I-2021 terkontraksi sebesar 2,23 persen (y-on-y), menurun dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang tumbuh sebesar 2,83 persen;
4. Selama periode September 2020–Maret 2021, angka inflasi umum tercatat sebesar 1,24 persen. Sementara itu, angka inflasi inti pada periode yang sama tercatat sebesar 0,37 persen;
5. Pada Februari 2021, persentase pekerja setengah penganggur sebesar 8,71 persen. Terjadi penurunan sebesar 1,48 persen poin dibandingkan Agustus 2020 yang sebesar 10,19 persen, namun angka ini meningkat jika dibandingkan Februari 2020 yang sebesar 6,34 persen;
6. Pada Februari 2021, sebanyak 78,14 juta orang (59,62 persen) bekerja pada kegiatan informal, mengalami peningkatan dibanding Agustus 2020 yang sebesar 77,68 juta orang.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?