Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemerintah Malaysia Siap Memberikan Bantuan Tunai Kepada Orang Lajang. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pemerintah Malaysia siap memberikan bantuan tunai kepada para lajang. Tak tanggung-tanggung, dana yang disiapkan untuk menyantuni para 'jomblo' itu mencapai Rp1 triliun.
Dikutip dari World of Buzz, Rabu 20 Februari 2019, dana yang disiapkan Kementerian Keuangan di Malaysia sebesar 300 juta ringgit (Rp1,03 triliun) untuk diberikan kepada lebih dari tiga juta orang yang belum menikah.
Setiap orang akan mendapatkan uang 100 ringgit, atau sekitar Rp345.000, dari pemerintah. Bantuan ini bisa diterima asalkan orang-orang itu terdaftar dalam database Bantuan Biaya Hidup (Bantuan Sara Hidup/BSH) pemerintah.
Uang ini disalurkan kepada lajang yang berpenghasilan rendah. Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng, mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan pada akhir Maret 2019.
Menurut Lim, keputusan ini dibuat setelah menerima masukan dari Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dan Menteri Dalam Negeri, Muhyiddin Yassin.
“ Perdana Menteri menekankan bantuan harus diberikan untuk meringankan masalah biaya hidup,” kata dia.
Muhyiddin, kata Lim, juga mendesak agar pemerintah memberikan uluran tangan kepada pemuda yang belum menikah dan sudah bekerja tapi mendapatkan bayaran rendah.
The Star menyebut BSH ini bertujuan untuk membantu keuangan masyarakat yang berpenghasilan rendah di Malaysia. Sebelumnya, para lajang berusia 21 tahun ke atas dan penghasilan kurang dari 2 ribu ringgit (Rp6,9 juta) per bulan, menerima bantuan tunai 450 ringgit (Rp1,55 juta).
Tapi, kategori ini dihapuskan.
Muhyiddin meminta Lim untuk memulihkan bantuan tunai kepada para single. Sebab, kaum muda lajang tak lagi mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“ Saya meminta menteri keuangan agar bantuan ini diberikan kepada terus untuk pemuda yang tanpa penghasilan atau tanpa pekerjaan,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya