Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Dokumentasi OJK
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi keuangan syariah di Indonesia. OJK menggandeng 21 lembaga keuangan syariah (LKS) dalam menggelar iB Vaganza di Solo, Jawa Tengah.
Kepala OJK Solo, Eko Yunianto, mengatakan Indonesia memiliki pangsa pasar produk dan jasa berbasis ekonomi syariah yang besar. Penduduk Muslimnya mencapai 87,18 persen dari populasi 232,5 juta.
Untuk mengoptimalkan pasar, diperlukan upaya mendorong minat masyarakat terhadap keuangan syariah. Salah satunya melalui pameran literasi.
" Sampai dengan saat ini, kegiatan edukasi dan promosi perbankan syariah tetap dilaksanakan secara berkesinambungan dan lebih terintegrasi," kata Eko melalui keterangan tertulis diterima Dream, Sabtu 23 November 2019.
Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya, mengatakan iB Vaganza Solo mempermudah akses masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.
" Kami ingin masyarakat merasakan kemudahan dan kenyamanan layanan perbankan yang ditawarkan oleh lembaga keuangan syariah," kata Hanawijaya.

Foto: Dok. OJK
Pameran ini digelar di Paragon Mall pada 22-24 November 2019. Selain OJK, 21 pelaku industri keuangan yang mengikuti iB Vaganza Solo terdiri dari 18 Bank Syariah.
Bank-bank syariah tersebut yaitu BCA Syariah, Bank Jateng Syariah, Bank Mandiri Syariah, BNI Syariah, BRIsyariah, Bank Muamalat, Bank Danamon Syariah, Bank Mega Syariah, BTN Syariah, Panin Dubai Syariah, OCBC NISP Syariah, Bank Syariah Bukopin, CIMB Niaga Syariah, BPRS Dana Amanah, BPRS Central Utama Syariah, BPRS Harta Insan Karimah, BPRS Dana Mulia.
Selain itu, pameran tersebut juga diikuti oleh tiga lembaga keuangan non-bank. Ketiganya yaitu Pegadaian Syariah, Askrindo Syariah, dan perusahaan Investree (peer to peer lending).
Turut mendukung kegiatan ini Lembaga Penjamin Simpanan dan Penyedia Jaringan ATM PRIMA, PT Rintis Sejahtera.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya