7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi TikTok (Foto:Shutterstock)
Dream - Oracle Corp. disebut memenangkan tender untuk mengakusisi bisnis TikTok di Amerika Serikat, setelah tawaran Microsoft Corp ditolak.
Dilansir dari Bloomberg, induk usaha TikTok, ByteDance Ltd. di China, menolak tawaran Microsoft untuk membeli aset TikTok di AS.
Menurut salah satu sumber anonim mengatakan, kesepakatan dengan Oracle lebih minim dan lebih terlihat seperti restrukturisasi perusahaan ketimbang penjualan perusahaan.
Proses akusisi bisnis ini masih dalam tahap pengembangan. Seperti misalnya, Oracle dapat mengambil saham dari bisnis TikTok AS yang baru dibentuk, sambil menjabat sebagai mitra teknologi serta menampung data TikTok di server cloud Oracle.
Penawaran awal kedua belah pihak sebesar US$ 25 miliar atau setara Rp362,5 triliun. Namun, kesepakatan itu sebelum para pejabat TikTok di China mempertimbangkan aturan baru yang memberlakukan batasan pada ekspor teknologi.
Microsoft yang bekerjasama dengan Walmart Inc sebelumnya sempat diprediksi menjadi pemenang. Namun, pembicaraannya mereda dalam beberapa waktu terakhir dan Microsoft tidak dimintai untuk merevisi penawaran awalnya.
" ByteDance memberi tahu kami hari ini, bahwa mereka tidak akan menjual operasi TikTok AS ke Microsoft," demikian menurut pernyataan Microsoft pada Minggu, 13 September 2020, dikutip dari Bloomberg.
" Kami yakin proposal kami akan baik untuk pengguna TikTok, sekaligus melindungi kepentingan keamanan nasional," tambahnya.
Menurut seorang narasumber, pembicaraan TikTok dengan Oracle belum dapat dipastikan dapat diterima dengan baik oleh pemerintah Trump. Sebelumnya, sejumlah pihak di parlemen mendorong penutupan total atau penjualan langsung TikTok ke perusahaan Amerika.
Trump mengatakan, kepemilikan perusaahaan China di AS mengancam keamanan nasional.
Sumber: Bloomberg.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?