AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Indeks Syariah Kompak Menguat Hari Ini, Senin 10 Juni 2019.
Dream - Indeks saham syariah langsung menggeliat pasca libur panjang panjang Lebaran 2019. Meski diwarnai sentimen negatif dari kondisi ekonomi global, ketiga indeks syariah kompak bertahan di zona hijau.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 10 Juni 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) langsung melompat naik 2,406 poin (1,33%) ke level 183,506 di hari pertama kerja usai libur Lebaran.
ISSI terus menanjak usai dibuka di level 182,236 dan sempat menyentuh level tertinggi di 183,992.
Kenaikan tajam juga dialami indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang meroket 15,619 poin (2,36%) ke level 676,658. Sementara Indeks JII70 naik 4,011 poin (1,82%) ke level 223,965.
Munculnya aksi beli dari para investor mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 80,493 poin (1,29%) ke level 6.289,610.
Investor banyak memanfaatkan momentum hari kerja pertama usai Lebatan ini dengan mengoleksi sejumlah saham di sektor industri aneka, properti, dan infrastruktur. Ketiga indeks sektoral ini masing-masing naik 2,38 persen, 2,35 persen, dan 2,07 persen.
Tekanan sebaliknya terjadi pada saham-saham di sektor komoditas. Indeks sektor pertanian tercatat terkoreksi 0,73 persen dan pertambangan 0,24 persen.
Emiten syariah pencetak top gainer adalah UNTR yang harganya naik Rp1.200, SMGR Rp625, BRAM Rp400, MAPA Rp325, dan INDF Rp300.
Sebaliknya, harga saham FIRE terkoreksi Rp775, ITMG Rp525, TPIA Rp370, INTP Rp200, dan BSSR Rp160.
Pada pukul 16.08, rupiah perkasa terhadap dolar AS. Nilai tukar dolar merosot 197 poin (1,39%) ke level Rp14.213.(Sah)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya