Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
PT Pegadaian (Persero) Mendorong Mahasiswa Berkontribusi Untuk Menumbuhkan Industri Keuangan Syariah. (Foto: Moneysmart.id)
Dream – PT Pegadaian (Persero) mendorong peran generasi muda, khususnya, mahasiswa, untuk berkontribusi membangun keuangan syariah Indonesia. Dengan sumbangsihnya, diharapkan industri keuangan syariah bisa tumbuh lebih cepat, berkelanjutan, dan berdaya saing di era digital ekonomi.
“ Industri keuangan syariah nasional memiliki potensi yang begitu besar untuk terus tumbuh sehingga perannya semakin dirasakan dalam mendukung perekonomian Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas,” kata Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, di Depok, Jawa Barat, dilansir dari Merdeka.com, Selasa 15 Mei 2018.
Dalam seminar “ Pegadaian Syariah: Menuju Transformasi Bisnis melalui Distribution Channel dan Digitalisasi Ekonomi”, Pegadaian yang menggandeng Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Sunarso mengatakan industri keuangan syariah tak hanya bisa mengandalkan pertumbuhan organik. Dibutuhkan peran mahasiswa, pemerintah, dan dunia usaha yang lebih besar lagi.
Data hingga April 2018 menunjukan rasio inklusi keuangan di Indonesia masih cukup rendah, hanya 48,9 persen. Melihat kondisi tersebut, Pegadaian terpanggil untuk ikut aktif melakukan literasi dan inklusi keuangan melalui produk dan saluran distribusi kepada generasi milenial yang masih sedikit menjadi nasabah Pegadaian.
Di tengah era digital yang semakin berkembang, Pegadaian juga mulai memperkenalkan Pegadaian Digital Service (PDS) yang diharapkan menjadi jawaban dari kebutuhan milenial yang akrab dengan layanan keuangan.
BUMN ini juga merilis produk pinjaman syariah bernama Rahn Hasan. Produk ini bisa memberikan pinjaman syariah hingga Rp500 ribu tanpa biaya titipan dan menggunakan akad murabahah.
“ Rahn Hasan adalah produk Pegadaian yang bisa menjangkau mahasiswa dan masyarakat menengah ke bawah yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan. Jadi, kami harapkan layanan ini bisa membantu mereka dan juga meningkatkan rasio inklusi keuangan di Indonesia,” kata Sunarso.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?