Senin, 19 Oktober 2026 Cari

Sejumlah Asumsi di RAPBN-P 2016 Diturunkan

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 8 April 2016 14:42
Sejumlah Asumsi di RAPBN-P 2016 Diturunkan
Asumsi pada nilai tukar rupiah, harga minyak mentah, dan inflasi diturunkan. Pemerintah memperkirakan dapat melakukan penghematan sebesar Rp50,6 triliun.

Dream - Pemerintah tengah menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016, yang akan diajukan ke DPR pada 17 Mei mendatang. Dalam RAPBN-P ini target pertumbuhan ekonomi tidak mengalami perubahan dan tetap berada di angka 5,3 persen.

Tetapi, pemerintah melakukan evaluasi pada nilai tukar rupiah, harga minyak mentah dunia, serta inflasi. Nilai asumsi dari masing-masing bahasan tersebut mengalami penurunan.

" Inti dari RAPBN-P adalah agar pertumbuhannya tetap dijaga 5,3 persen, kemudian kursnya kurang lebih yang sebelumnnya diperkirakan Rp13.900 menjadi Rp13.400 dijaga pada angka itu, dan dilakukan penghematan kurang lebih Rp50,6 triliun," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dikutip dari laman setkab.go.id, Jumat, 8 April 2016.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menambahkan, RAPBN-P juga memuat asumsi inflasi yang diturunkan dari 4,7 persen menjadi 4 persen. Sementara asumsi harga minyak mentah dunia turun dari 50 dolar per barel menjadi 30 dolar per barel.

Bambang mengatakan terdapat penurunan dari sisi penerimaan migas khususnya dari Pajak Penghasilan (PPh) migas sebesar Rp17 triliun. Sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) migas diperkirakan turun Rp50,6 triliun dan non-migas dan hasil tambang turun Rp5 triliun. (Ism) 

Beri Komentar